
Aksi kiper Al Hilal, Yassine Bounou, saat menghalau peluang pemain Manchester City, Savinho. (Dok. FIFA)
JawaPos.com-Masa depan winger muda Manchester City Savinho, tengah menjadi sorotan setelah kabar ketertarikan Tottenham Hotspur. Pemain berusia 21 tahun asal Brasil itu disebut-sebut masuk dalam daftar belanja Spurs, yang telah mengajukan tawaran senilai 50 juta Euro atau setara 433 juta Poundsterling (sekitar Rp 914 miliar).
Manchester City dikabarkan terbuka untuk melepas Savinho jika tawaran sesuai dengan valuasi klub. Namun, menurut laporan Sports Mole, pakar Manchester City dari kanal Esteemed Kompany Steven McInerney menilai, keputusan itu salah besar. Dia bahkan menyebut nominal yang beredar sebagai nonsens.
Savinho baru bergabung dengan City musim panas lalu dari Troyes dengan biaya awal 21 juta Poundsterling (sekitar Rp 443 miliar). Dia tampil impresif saat dipinjamkan ke Girona.
Pemain bernomor punggung 26 ini masih terikat kontrak hingga Juni 2029. Musim lalu meski hanya mencetak tiga gol dari 48 laga di semua kompetisi, dia menjadi pencetak assist terbanyak City di Premier League dengan delapan umpan.
McInerney menegaskan, latar belakang performa City musim lalu juga perlu menjadi pertimbangan. Dia menyebut bahwa Savinho datang di periode terburuk City dalam satu dekade terakhir. Dalam situasi tim yang penuh cedera, kekurangan kecepatan, dan masalah kepercayaan diri, winger muda itu tetap bisa menunjukkan bakatnya.
“City membayar sekitar 30 juta Poundsterling untuknya. Dia datang ke tim yang berantakan musim lalu, namun tetap bisa menjadi top assist. Memang finishing-nya masih buruk di beberapa momen, tapi dia jelas bisa menciptakan peluang, baik dari kiri maupun kanan,” ujar McInerney seperti dikutip Sports Mole.
McInerney juga mengungkapkan frustrasinya terhadap rencana penjualan ini. Dia paham bahwa City perlu memangkas skuad karena kuota pemain homegrown dan sulitnya melepas pemain senior. Namun, Savinho tidak pantas menjadi korban kebijakan tersebut.
Menurut McInerney, jika pun alasan penjualan murni karena faktor teknis dan bukan kuota, masih bisa diterima. Dia menilai, Savinho seharusnya ada di urutan paling bawah daftar jual karena usianya muda, punya profil menarik, dan kemampuan yang jelas.
Dia membandingkan perjalanan Savinho dengan Riyad Mahrez. Menurut McInerney, Mahrez di usia yang sama masih bermain di divisi empat Liga Prancis, sedangkan Savinho sudah menjadi pencipta assist terbanyak di Manchester City.
“Dia pekerja keras, punya kaki kiri yang luar biasa, dan akan terus berkembang,” ujar McInerney.
McInerney menilai City harus memasang harga minimal 60 juta Poundsterling (sekitar Rp 1,26 triliun) jika memang ingin melepas Savinho. Dia bahkan menyebut nominal 50 juta Euro yang beredar lebih rendah dari harga transfer Anthony Elanga ke Newcastle atau Noni Madueke ke Arsenal musim panas ini.
Selain itu, dia meragukan Oscar Bobb – yang disebut akan mengisi posisi Savinho jika dijual sudah siap menjadi pilihan utama sepanjang musim.
“Oscar Bobb pemain muda berbakat, tapi belum pernah menjalani semusim penuh di tim utama. Kalau krisis cedera datang lagi, apa kita akan mainkan Rayan Cherki di kanan? Kita masih butuh Savinho, apalagi jika tidak ada penggantinya,” kata McInerney.
Dia menambahkan, penjualan Savinho terasa pendek akal, terlebih City gagal menjual pemain yang sudah jelas tak masuk rencana jangka panjang dalam 12 bulan terakhir.
“Dia baru 21 tahun, kreator terbaik kita musim lalu. Tidak masuk akal melepasnya sekarang,” tegas dia.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
