
Ibrahima Konate. (Dok. Liverpool)
JawaPos.com - Real Madrid mulai memetakan langkah besar untuk bursa transfer musim panas 2026. Pelatih Xabi Alonso telah menyusun daftar tiga bek tengah incaran, dengan nama Ibrahima Konate dari Liverpool menjadi target nomor satu. Dua nama lain yang masuk daftar adalah kapten Crystal Palace Marc Guehi dan bek Bayern Munchen Dayot Upamecano.
Menurut laporan Fichajes, langkah ini dipicu oleh rapuhnya lini pertahanan Los Blancos, terutama setelah kekalahan telak 0-4 dari Paris Saint-Germain pada semifinal Piala Dunia Antarklub, Juli lalu. Hasil itu membuat Madrid gagal merebut gelar juara dunia dan memicu evaluasi menyeluruh terhadap sektor pertahanan.
“Buntut kekalahan 0-4 dari PSG, Xabi Alonso ingin berburu bek demi memperbaiki kekuatan lini bertahan Real Madrid,” tulis media tersebut.
Alonso selama karier kepelatihannya lebih sering menerapkan formasi 3-4-3. Meski belum pasti akan menggunakannya di musim 2025-2026, mantan gelandang elegan itu diyakini ingin memperkuat sektor belakang, baik untuk tiga bek maupun empat bek sejajar. Kerentanan saat menghadapi serangan balik lawan menjadi perhatian utama yang ingin segera diatasi.
Konate dipandang sebagai solusi ideal. Bek asal Prancis itu tampil impresif di Liga Primer musim lalu, membantu Liverpool meraih gelar juara ke-20 dan mencatatkan 14 kali nirbobol—terbanyak di liga. Perannya sangat krusial dalam struktur pertahanan The Reds, terutama dalam meng-cover ruang di belakang Trent Alexander-Arnold.
Kedatangan Alexander-Arnold ke Real Madrid menjadi salah satu alasan Alonso mengincar Konate. Meski publik Madrid menantikan akurasi umpan dan visi bermainnya, mantan pemain Liverpool itu kerap dikritik karena kelemahan dalam bertahan. Konate, yang terbiasa menutup celah di belakang sang bek kanan, dinilai mampu menyeimbangkan lini pertahanan.
Selain faktor teknis, situasi kontrak Konate juga menguntungkan Madrid. Bek berusia 26 tahun itu hanya memiliki sisa kontrak satu tahun di Liverpool, sehingga ada peluang besar untuk merekrutnya secara gratis pada musim panas 2026. Peluang mendapatkan pemain berkualitas tinggi tanpa biaya transfer jelas menjadi nilai tambah di mata manajemen Los Blancos.
Meski Konate menjadi prioritas, Real juga menyiapkan opsi cadangan. Dayot Upamecano dari Bayern Munchen memiliki profil fisik mirip Konate dan dianggap lebih baik dalam penguasaan bola. Namun, kelemahannya terletak pada inkonsistensi dan kecenderungan membuat kesalahan fatal, yang berisiko di pertandingan sistem gugur.
Marc Guehi dari Crystal Palace juga masuk radar. Keunggulan utama pemain berusia 24 tahun itu adalah kemampuannya dalam distribusi bola, bahkan disebut yang terbaik di antara tiga kandidat. Namun, kelemahan duel udara menjadi catatan penting. Musim lalu, persentase kemenangannya di duel udara hanya 54 persen, jauh di bawah Konate yang mencapai 71 persen.
Fokus Madrid untuk Musim Panjang
Bagi Alonso, proyek pembenahan lini belakang bukan hanya untuk satu musim, tetapi sebagai bagian dari rencana jangka panjang. Dengan jadwal padat di liga domestik, Liga Champions, dan turnamen lainnya, Madrid membutuhkan kombinasi bek yang tangguh secara fisik, cerdas dalam membaca permainan, dan konsisten di level tertinggi.
Mengamankan jasa Konate secara gratis akan memberikan fleksibilitas finansial bagi klub untuk memperkuat sektor lain. Sementara itu, mempertimbangkan Upamecano atau Guehi sebagai alternatif memberi Madrid jaminan bahwa mereka tetap akan mendapatkan bek top Eropa, apapun hasil negosiasi utama.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
