Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Agustus 2025 | 00.33 WIB

Drama Transfer Alexander Isak ke Liverpool Berlanjut! Pelatih Newcastle United Eddie Howe: Kita Lihat Saja Nanti

Alexander Isak. (Dok. Newcastle United) - Image

Alexander Isak. (Dok. Newcastle United)

JawaPos.com – Bursa transfer Liga Inggris 2025/26 kembali memanas. Kali ini, sorotan tertuju pada saga Alexander Isak. Striker Newcastle United itu disebut-sebut tinggal selangkah lagi menuju Liverpool. Namun, manajer Eddie Howe memberikan jawaban yang penuh tanda tanya: “Everything is in play” atau kurang lebih “Kita lihat aja nanti”.

Ucapan itu terlontar usai The Magpies takluk 0-2 dari Atletico Madrid dalam laga uji coba, Sabtu (9/8). Kekalahan itu menambah daftar buruk pramusim Newcastle: empat kalah dari enam pertandingan. Di tengah situasi yang kurang ideal, gosip kepindahan Isak justru makin kencang.

Laporan dari Inggris menyebut, Liverpool sudah melayangkan tawaran fantastis: 110 juta poundsterling. Jumlah itu membuat Isak menjadi salah satu pemain termahal dalam sejarah Liga Inggris jika transfer terealisasi. Namun, Newcastle menolak tawaran tersebut di awal Agustus.

Media kemudian ramai mengabarkan bahwa klub telah memutuskan tidak akan menjual Isak ke Anfield musim ini. Tapi, Howe membantah mengetahui adanya keputusan resmi tersebut.

“Tidak, itu bukan sesuatu yang saya tahu. Saya tidak terlibat di semua diskusi. Tapi saya tak punya pengetahuan bahwa semua jalur keluar sudah tertutup. Saya pikir semuanya masih mungkin. Isak masih terikat kontrak, dia pemain kami, dan keputusan akhir ada di klub.” kata Howe, mengutip dari Sport Mole.

Pernyataan itu membuat spekulasi justru semakin liar. Apalagi, Howe tidak menutup pintu, meski tidak secara eksplisit mendorong transfer.

Isak Hanya Mau Liverpool?

Rumor paling panas, Isak dikabarkan sudah mantap tidak ingin bermain untuk Newcastle lagi. Dan, lebih jauh lagi, Liverpool adalah satu-satunya klub yang ingin ia tuju.

Jika benar, situasi ini mirip dengan saga transfer klasik: bintang utama ingin pindah ke klub besar, tapi kontraknya masih kuat di klub lama. Publik pun terbelah. Sebagian fans memahami ambisi Isak untuk bermain di tim juara bertahan Liga Inggris. Namun, ada pula yang mengkritik sikapnya yang dinilai kurang profesional, apalagi ia sama sekali tidak ikut pramusim Newcastle.

Absennya Isak membuat The Magpies panik mencari pengganti. Hingga kini, belum ada striker baru yang resmi bergabung. Padahal, jika Isak hengkang, lini depan Newcastle akan kehilangan mesin gol yang musim lalu mencetak 24 gol di semua kompetisi.

Kesalahan Persiapan Newcastle?

Beberapa laporan mengungkap, Liverpool sudah mengincar Isak sejak Maret. Jika benar, seharusnya Newcastle punya waktu untuk merancang skenario jika sang striker pergi. Namun, hingga awal Agustus, belum ada tanda-tanda mereka siap melepasnya.

Bahkan, talkSPORT mengklaim bahwa kurangnya persiapan inilah yang membuat klub kini berada di posisi sulit: di satu sisi ingin mempertahankan Isak, di sisi lain tidak mau kehilangan momentum untuk memperkuat tim.

Ekitike dan Dilema Arne Slot

Sementara itu, Liverpool sudah memiliki Hugo Ekitike, striker muda yang digaet musim panas ini. Manajer Arne Slot berencana menjadikannya penyerang utama di Community Shield kontra Crystal Palace, Minggu (10/8).

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore