Pelatih tersukses sepanjang masa. (Dok. GIVEMESPORT)
JawaPos.com - Dalam dunia sepak bola, ukuran kesuksesan seorang pelatih tak bisa dilepaskan dari jumlah trofi yang berhasil mereka raih. Terlepas dari liga tempat mereka melatih, trofi adalah simbol supremasi, dedikasi, dan kemampuan manajerial tertinggi. Daftar 10 pelatih dengan raihan trofi terbanyak sepanjang sejarah pun menjadi bukti siapa saja sosok jenius di balik layar yang paling berjaya dalam sejarah olahraga ini.
Berdasarkan laporan yang dirilis GiveMeSport pada Maret 2025, Sir Alex Ferguson masih berdiri di posisi tertinggi sebagai manajer dengan koleksi trofi terbanyak sepanjang masa. Pelatih legendaris Manchester United itu mengumpulkan total 49 gelar juara selama karier kepelatihannya, unggul jauh dari peringkat kedua yang kini ditempati oleh Pep Guardiola.
Hanya empat dari sepuluh manajer dalam daftar yang masih aktif melatih hingga kini, yaitu Pep Guardiola, Carlo Ancelotti, Jose Mourinho, dan Luiz Felipe Scolari. Keempat nama ini masih memiliki peluang menambah jumlah trofi mereka di musim-musim mendatang.
Sir Alex Ferguson, yang aktif sebagai pelatih dari 1974 hingga 2013, sukses membawa berbagai klub—terutama Manchester United—ke puncak kejayaan. Di bawah kendalinya, Setan Merah meraih 13 gelar Premier League, dua Liga Champions, lima Piala FA, dan berbagai gelar lainnya. Total 49 trofi menjadikannya sebagai pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola dunia dari segi jumlah piala.
Peringkat kedua ditempati oleh Pep Guardiola yang kini masih menangani Manchester City. Sejak mulai melatih Barcelona pada 2007, Guardiola telah meraih 39 trofi, termasuk tiga Liga Champions dan enam gelar Premier League. Menurut GiveMeSport, Guardiola masih dalam jalur kuat untuk terus menambah koleksi trofinya, apalagi saat ini dia masih bersaing di berbagai kompetisi domestik dan Eropa bersama Man City.
Di urutan ketiga terdapat nama yang mungkin tak terlalu familiar di kalangan penggemar sepak bola kasual, yakni Mircea Lucescu. Pelatih asal Rumania ini mengumpulkan 38 trofi sepanjang kariernya dari tahun 1979 hingga 2023. Lucescu dikenal lewat masa panjangnya bersama klub Shakhtar Donetsk dan Dynamo Kyiv, serta kontribusinya dalam mengembangkan pemain-pemain berbakat dari Eropa Timur.
Posisi keempat dan kelima ditempati oleh Valeriy Lobanovskyi dan Carlo Ancelotti. Lobanovskyi yang aktif dari 1969 hingga 2001, memenangkan 30 trofi dan merupakan ikon sepak bola Soviet serta Ukraina. Sementara Ancelotti, yang masih aktif hingga sekarang, juga sudah mengoleksi 30 trofi dan dikenal sebagai satu-satunya pelatih yang berhasil menjuarai Liga Champions sebanyak empat kali bersama tiga klub berbeda.
Bill Struth yang melatih Rangers dari 1920 hingga 1954 juga mengoleksi 30 gelar dan berada di posisi keenam. Nama ini menjadi satu dari segelintir manajer yang berjaya sebelum era sepak bola modern, dan kontribusinya dalam membangun kekuatan Rangers di Skotlandia tak bisa diabaikan.
Jose Mourinho dan Luiz Felipe Scolari, yang masing-masing mengumpulkan 26 trofi, menempati posisi ketujuh dan kedelapan. Mourinho, dengan karier dimulai sejak 2000, telah memenangkan berbagai gelar bersama Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United. Sementara Scolari, yang aktif sejak 1982, dikenal luas berkat keberhasilannya membawa Brasil juara Piala Dunia 2002 dan berbagai gelar domestik di Amerika Selatan dan Asia.
Menariknya, nama-nama seperti Jock Stein dan Ottmar Hitzfeld melengkapi posisi sembilan dan sepuluh. Stein, pelatih legendaris Celtic dan timnas Skotlandia, juga meraih 26 gelar, termasuk European Cup pertama yang dimenangkan klub Inggris Raya. Sementara Hitzfeld meraih kesuksesan besar bersama Borussia Dortmund dan Bayern Munchen dengan jumlah trofi yang sama.
Daftar ini tidak hanya menyoroti manajer dari liga-liga besar Eropa, tetapi juga menghormati sosok-sosok dari negara-negara yang sepak bolanya tidak selalu menjadi sorotan utama. Sebagian dari mereka mengukir kejayaan di bawah sorotan kamera, sementara sebagian lainnya berjaya di tempat-tempat yang jarang diliput media internasional.
Manajer-manajer dalam daftar ini memiliki perjalanan karier yang sangat beragam. Ada yang membangun dinasti panjang seperti Ferguson dan Struth, ada yang menjadi perintis gaya bermain seperti Guardiola dan Lobanovskyi, serta ada pula yang dikenal lewat pencapaian-pencapaian dramatis di turnamen besar seperti Mourinho dan Scolari.
Penting dicatat bahwa peringkat ini hanya menghitung jumlah trofi resmi yang diraih sebagai pelatih kepala. Ini tidak termasuk gelar sebagai asisten pelatih maupun prestasi saat menjadi pemain.
Dalam konteks saat ini, dengan Guardiola masih aktif dan terus mencetak prestasi, banyak pihak memperkirakan bahwa sang pelatih asal Spanyol bisa melampaui torehan Ferguson dalam beberapa tahun ke depan. Namun, hal itu tentu tidak mudah, mengingat jaraknya masih terpaut 10 trofi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
