
Crystal Palace saat memenangkan Piala FA 2025. (Instagram @cpfc)
JawaPos.com – Keputusan UEFA untuk memindahkan Crystal Palace dari Europa League ke Conference League menuai kecaman dari pihak klub.
Direktur utama klub Crystal Palace. Steve Parish, menyebut keputusan ini sebagai salah satu ketidakadilan terbesar dalam sejarah sepak bola Eropa.
Inilah 5 lima hal yang harus diketahui terkait polemik keterlibatan Crystal Palace dalam kompetisi klub Eropa pada musim 2025/26, seperti dilansir dari laman Sky Sports pada Sabtu (12/7).
1. Crystal Palace Dihukum Akibat Konflik Kepemilikan John Textor
UEFA memutuskan bahwa Palace tak bisa bermain di kompetisi yang sama dengan Lyon. Hal ini karena John Textor tercatat memiliki saham di kedua klub tersebut.
Palace menegaskan bahwa mereka tidak melanggar aturan karena Textor tidak memiliki pengaruh menentukan dalam klub.
2. Steve Parish Kecam Putusan UEFA Sebagai Ketidakadilan Besar
Parish menyebut keputusan ini sebagai tragedi sepak bola yang mencederai hak klub dan pendukung.
Parish menilai Palace telah meraih hak sah tampil di Europa League usai menjuarai Piala FA. Keputusan ini dianggap sebagai hukuman atas aturan yang tidak bisa dipatuhi.
3. Palace Akan Ajukan Banding dan Harapkan Intervensi Presiden UEFA
Klub tengah mempertimbangkan opsi hukum dan akan mengajukan banding terhadap keputusan UEFA.
Parish berharap Presiden UEFA Aleksander Ceferin bisa turun tangan langsung. Tujuannya adalah mengembalikan Palace ke posisi yang layak mereka dapatkan.
4. Palace Tegaskan Tidak Terkait dengan Grup Multi-Klub
Parish menegaskan bahwa tidak ada staf, pemain, atau transaksi dengan Lyon yang menunjukkan hubungan langsung.
Palace juga tidak menerima pinjaman atau bentuk kerja sama apa pun dengan Lyon. Oleh karena itu, mereka merasa tidak seharusnya disamakan dengan sistem kepemilikan multi-klub.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
