Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Juni 2025 | 20.48 WIB

Rekor 16 Tahun Terhenti, Lionel Messi Alami Kekalahan Pertama Sepanjang Club World Cup saat Inter Miami Dibantai PSG

Lionel Messi kecewa usai Inter Miami kalah telak 0-4 dari PSG di Club World Cup 2025. (talkSPORT) - Image

Lionel Messi kecewa usai Inter Miami kalah telak 0-4 dari PSG di Club World Cup 2025. (talkSPORT)

JawaPos.com-Inter Miami menelan kekalahan telak saat bersua Paris Saint-Germain (PSG) di babak 16 besar Club World Cup 2025. Bermain di hadapan publik netral, klub asal Amerika Serikat itu tak kuasa menahan gempuran sang juara Liga Champions dan menyerah dengan skor mencolok 0-4.

Gol cepat dari Joao Neves di menit ke-6 membuka pesta PSG. Gelandang muda Portugal itu kembali mencetak gol kedua sebelum gol bunuh diri Tomas Aviles dan sontekan Achraf Hakimi memastikan keunggulan empat gol Les Parisien semua terjadi di babak pertama.

Hasil ini menciptakan rekor buruk bagi Inter Miami. Mereka kini tercatat sebagai tim Major League Soccer (MLS) pertama yang kebobolan empat gol dalam satu pertandingan di ajang Club World Cup.

Kekalahan telak ini juga menyamai rekor kekalahan terberat tim dari zona CONCACAF di turnamen yang sama, menyusul kekalahan 0-4 yang pernah dialami Cruz Azul (vs Real Madrid) dan Club America (vs Barcelona).

Yang paling mencolok, kekalahan ini menjadi kekalahan pertama Lionel Messi sepanjang sejarah keikutsertaannya di Club World Cup. Sebelumnya, sang megabintang tampil di delapan laga bersama Barcelona di edisi 2009, 2011, dan 2015, tanpa sekalipun merasakan kekalahan memenangi enam laga dan dua kali imbang.

Meski tampil bersama mantan rekan-rekannya di Barcelona seperti Luis Suarez, Sergio Busquets, dan Jordi Alba, Messi tampak tidak mampu memberi dampak besar dalam laga ini. Keempat pemain yang sudah memasuki usia senja itu terlihat kewalahan menghadapi kecepatan dan pressing PSG. Bahkan Busquets sempat melakukan kesalahan yang berujung pada gol kedua Neves.

Pelatih PSG, Luis Enrique, yang pernah menangani semua pemain tersebut saat di Barcelona, mengaku tetap kagum dengan Messi.

"Saya pernah melatihnya saat dia berada di puncak performa. Bagi saya, Messi adalah pemain terbaik sepanjang sejarah," kata Enrique.

"Dia masih bisa bersaing di level tertinggi, pergerakannya dan pengambilan keputusannya tetap luar biasa," tambah dia.

Enrique juga memuji pelatih Miami Javier Mascherano, yang juga merupakan mantan anak asuhnya di Barca.

"Saya sudah lama tahu bahwa dia akan menjadi pelatih. Di skuad kami dulu, dia dan Busquets adalah dua pemain yang selalu terlihat seperti perpanjangan tangan pelatih di lapangan," ujar Enrique.

Kendati menghadirkan banyak nama besar seperti Messi dan Chelsea, Club World Cup 2025 masih belum berhasil menarik animo besar. Pertandingan Chelsea kontra LAFC, misalnya, hanya disaksikan 22.000 penonton di stadion berkapasitas 71.000, Mercedes-Benz Arena.

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, juga mengakui suasana pertandingan terasa janggal.

"Lingkungannya agak aneh, stadion hampir kosong. Kami sebenarnya sudah bersiap dengan ekspektasi bahwa atmosfernya akan berbeda," ucap Maresca.

Inter Miami sendiri merupakan peserta dadakan yang lolos ke turnamen ini setelah memenangi Supporters’ Shield. Pengumuman partisipasi mereka disampaikan FIFA pada Oktober 2024 oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam momen yang cukup mengejutkan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore