
Pelatih PSG Luis Enrique. (Dok. PSG)
JawaPos.com-Pelatih PSG Luis Enrique mengatakan, timnya telah membuat sejarah setelah mereka mengalahkan Inter Miami 4-0 di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025, di Mercedes-Benz Stadium, Minggu (29/6) malam WIB.
PSG yang telah menjuarai liga domestik, Piala Prancis, dan Liga Champions, semakin dekat untuk melengkapi musim yang sempurna dengan mengangkat Piala Dunia Antarklub.
"Ini jelas merupakan satu musim yang bersejarah bagi klub kami, dan kami berniat untuk terus mengukir sejarah dalam kompetisi ini,” ujar mantan pelatih Barcelona Luis Enrique.
Reuni dengan mantan pemain Barcelona, Lionel Messi dan pelatih Miami Javier Mascherano, keduanya merupakan tokoh sentral selama masa kepelatihan Luis Enrique di Camp Nou antara 2014 dan 2017, menambah bobot emosional dalam laga yang merupakan penghancuran tim MLS secara klinis.
"Itu adalah satu pertandingan yang sangat istimewa karena saya bertemu dengan orang-orang yang sangat penting bagi saya, orang-orang yang bersama mereka kami berbagi kesuksesan dan kegagalan,” sambung Enrique.
Ketika ditanya apakah dia ingin melatih Messi di Eropa lagi, dia mengatakan itu adalah pertanyaan untuk pemain asal Argentina itu.
"Kita semua telah melihat kualitasnya sebagai pemain, dan dia masih memilikinya. Sangat sulit untuk bermain melawan pemain seperti ini. Itu sulit, tetapi saya percaya bahwa sebagai sebuah tim, kami telah melakukan pekerjaan yang sangat baik," kata pelatih asal Spanyol.
Messi sempat menunjukkan aksi gemilang di babak kedua, meski Miami gagal membongkar pertahanan PSG. Luis Enrique pun memuji performa timnya yang mampu menahan laju pemain berusia 36 tahun tersebut.
"Kami bermain melawan pemain berkualitas tinggi, itu sulit, tapi sebagai tim, kami melakukan pekerjaan dengan sangat baik," ujar Luis Enrique
Penampilan PSG yang kejam di babak pertama secara efektif menyelesaikan pertandingan sebelum Miami menemukan pijakan mereka setelah turun minum.
Les Parisiens tampil terlalu perkasa di pertandingan tersebut dengan gol-gol yang dicetak Achraf Hakimi, gol bunuh diri Tomas Aviles, dan dua gol dari Joao Neves.
"Saya pikir itu adalah babak pertama di mana kami benar-benar mendominasi permainan. Kami tidak kebobolan satu peluang pun, tapi kemudian di babak kedua, mungkin karena hasilnya, Inter Miami menciptakan lebih banyak peluang dan membuat kami dalam kesulitan," ujar Enrique.
Dengan Bayern Munchen sukses mengalahkan Flamengo, raksasa asal Jerman telah menanti di babak perempat final, Luis Enrique kembali fokus pada tugas yang ada.
“Kami harus tetap fokus. Liburan dan musim depan bukanlah hal yang saya minati saat ini. Kami harus berpikir tentang memulihkan diri dan mempersiapkan diri untuk menghadapi laga ini dalam kondisi terbaik," tutur Luis Enrique.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
