Juergen Klopp sebut Piala Dunia Antarklub, yang diikuri 32 tim sebagai ide terburuk FIFA yang bisa picu lonjakan cedera pemain. (New York Post)
JawaPos.com- Mantan pelatih Liverpool, Juergen Klopp, melontarkan kritik pedas terhadap format baru FIFA Club World Cup atau Piala Dunia Antarklub, yang kini diperluas menjadi turnamen 32 tim dan digelar empat tahunan.
Dalam wawancara dengan media Jerman Die Welt, Klopp menyebut turnamen ini sebagai ide terburuk yang pernah diterapkan dalam sepak bola.
"Ini kompetisi yang sia-sia. Siapa pun yang memenangkannya justru akan menjadi pemenang paling buruk sepanjang masa karena mereka bermain sepanjang musim panas dan langsung lanjut ke liga," ujar Klopp.
Turnamen yang sedang berlangsung di Amerika Serikat ini berlangsung sejak awal Juni hingga 13 Juli 2025, dan bertujuan menjadi versi klub dari Piala Dunia antarnegara. Namun, Klopp menilai bahwa penambahan kompetisi baru ini hanya akan memperparah kelelahan pemain yang jadwalnya sudah sangat padat.
Pelatih asal Jerman itu menyoroti bahwa padatnya jadwal pertandingan akan berdampak buruk pada kondisi fisik dan mental pemain.
"Ini terlalu banyak pertandingan. Saya khawatir musim depan kita akan melihat jumlah cedera yang belum pernah terjadi sebelumnya. Jika tidak saat musim dimulai, maka akan muncul saat atau setelah Club World Cup," tegas Klopp.
Klopp juga menyindir FIFA yang menurutnya membuat keputusan tanpa memahami realita sehari-hari dunia sepak bola profesional.
"Keputusan ini datang dari orang-orang yang bahkan tidak pernah terlibat langsung dalam keseharian dunia sepak bola," sindirnya.
Sejak meninggalkan Liverpool pada 2024, Klopp kini menjabat sebagai Head of Global Football di Red Bull, yang memiliki beberapa klub seperti RB Leipzig dan New York Red Bulls. Saat ditanya soal kemungkinan kembali ke dunia kepelatihan, Klopp langsung menutup pintu.
"Saya tidak ingin melatih lagi. Pekerjaan saya sekarang sudah sangat memuaskan dan tetap intens. Saya bisa mengatur waktu lebih baik," jelasnya.
Selama sembilan tahun melatih Liverpool, Klopp mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions, Premier League, dan Piala Dunia Antarklub. Meski tak lagi di pinggir lapangan, Klopp tetap vokal dalam menyuarakan suara pelaku sepak bola dan komentar tajamnya kali ini jadi alarm serius soal kesehatan pemain di era sepak bola modern.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
