Florian Wirtz. (Instagram @liverpoolfc)
JawaPos.com - Florian Wirtz resmi bergabung dengan Liverpool dalam transfer yang memecahkan rekor Premier League. Namun di balik kegembiraan The Reds, ada momen haru dari mantan klubnya, Bayer Leverkusen.
Direktur olahraga Leverkusen, Simon Rolfes, menulis surat terbuka yang penuh emosional untuk Wirtz. Surat ini jadi bukti betapa kuatnya hubungan antara sang pemain dengan klub yang membesarkannya itu.
Bagaimana isi surat perpisahan yang mengharukan itu? Seberapa penting peran Wirtz bagi Leverkusen? Dan apa langkah Liverpool berikutnya usai transfer besar ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Transfer Pecahkan Rekor, Liverpool Dapatkan Wirtz
Liverpool mengonfirmasi perekrutan Florian Wirtz pada Jumat malam. Winger berusia 22 tahun itu ditebus dengan biaya 116 juta Pounds — angka yang memecahkan rekor transfer di Premier League sekaligus rekor sepanjang masa Liverpool.
Dari jumlah itu, 100 juta dibayar di muka, sementara sisanya berupa bonus berbasis performa. Wirtz menandatangani kontrak lima tahun di Anfield.
Wirtz datang ke Liverpool dengan reputasi mentereng. Di bawah asuhan Xabi Alonso musim lalu, ia menjadi kunci dalam kampanye “Invincibles” Leverkusen — musim tanpa kekalahan yang berbuah gelar Bundesliga.
Selama membela Leverkusen, Wirtz mencatat 57 gol dan 65 assist dalam 197 pertandingan. Ia juga mempersembahkan trofi DFB-Pokal dan Piala Super Jerman, plus segudang penghargaan individu.
Isi Surat Haru Simon Rolfes
Kepergian Wirtz jelas menyisakan perasaan mendalam bagi Leverkusen. Lewat surat terbuka yang diunggah ke situs resmi klub, Simon Rolfes menyampaikan pesan yang sangat personal.
“Flo, sejujurnya aku tidak ingin menulis ini,” buka Rolfes. “Aku ingin memberi tahu dunia bahwa kamu akan bertahan di Bayer Leverkusen seumur hidup. Tapi kamu memutuskan membuka babak baru. Aku menghormati keputusan itu.”
“Kami tidak hanya kehilangan salah satu pemain terbaik di dunia, tapi juga pribadi yang spesial. Sejak pertama bertemu, bukan cuma kemampuanmu yang membuatku terkesan. Tapi mentalitasmu. Keinginanmu untuk menang. Hasrat mencetak gol. Tekad memperbaiki diri hingga detail terkecil.”
“Lingkungan keluargamu juga luar biasa — selalu ada di sisimu, mendukung tapi tetap membumi. Bahkan setelah cedera ACL, mentalitasmu makin kuat. Aku ingat obrolan kita saat masa-masa sulit itu. Kamu begitu frustrasi tak bisa bermain. Tapi juga sangat gigih ingin kembali lebih kuat.”
“Kini, pemain yang lebih senior pun menaruh respek padamu. Kamu sudah lama jadi superstar, tapi tetap Flo yang rendah hati. Aku doakan yang terbaik di Liverpool. Kuharap kamu menang banyak, kecuali kalau ketemu kami,” tulis Rolfes sambil bercanda.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
