
Kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen. (Dok. Fcbarcelona.com)
JawaPos.com - Kiper Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen, dikabarkan berada di ambang pintu keluar Camp Nou, padahal loyalitasnya selama bertahun-tahun tak perlu diragukan. Kabar mengejutkan ini datang di tengah hiruk-pikuk persiapan pramusim dan kian memanaskan bursa transfer.
Spekulasi menyebutkan bahwa kedatangan kiper Espanyol, Joan Garcia, akan menempatkan Ter Stegen di posisi ketiga dalam hierarki penjaga gawang Barcelona. Sebuah ironi pahit bagi kiper berusia 33 tahun yang selama ini menjadi benteng kokoh di bawah mistar. Kontraknya yang masih tersisa tiga musim seolah tak berarti di hadapan keputusan klub.
Menurut laporan Sport, bukan performa kiper asal Jerman itu yang bikin ia berpotensi didepak, melainkan karena masalah personal.
Barcelona dikabarkan kecewa dengan sikap Ter Stegen dalam beberapa pekan terakhir. Khususnya reaksi sang kiper ketika ia tak dimasukkan kembali ke skuad Liga Champions menjelang laga semifinal melawan Inter Milan.
"Menurut jurnalis Xavi Torres, Ter Stegen menghubungi direktur olahraga (Deco) beberapa hari menjelang leg kedua semi-final Liga Champions melawan Inter Milan untuk menegaskan bahwa ia benar-benar siap bermain. Ia telah pulih dan mereka akan memiliki semua jaminan kebugaran yang diperlukan, tetapi staf pelatih memutuskan bahwa Szczesny akan terus bermain hingga akhir karena penampilannya yang bagus dan kurangnya ritme pemain Jerman itu," demikian bunyi laporan Sport.
"Blaugrana telah mempertimbangkan keputusan mereka dengan matang, tetapi yang paling membuat marah adalah sikapnya di akhir musim, yang sama sekali tidak menyenangkan Flick dan direktur olahraga."
Ter Stegen sama sekali tidak menyukai keputusan itu dan tidak ingin ikut serta dalam perjalanan tim ke Milan untuk bergabung dengan grup. Meskipun kapten, ia tetap berlatih sendirian di Barcelona.
Ter Stegen secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk kembali ke starting XI dan bahkan menyampaikan hal itu langsung kepada Hansi Flick, Deco, serta jajaran departemen olahraga klub.
Namun, ketika keputusan bulat menunjuk Wojciech Szczesny untuk tetap berada di bawah mistar, reaksi Ter Stegen disebut-sebut sangat buruk. Bahkan, muncul ancaman bahwa ia tidak akan berangkat ke Milan bersama tim.
Tindakan Ter Stegen ini tentu saja tidak diterima dengan baik oleh pihak klub, dan secara khusus oleh Hansi Flick. Hubungan keduanya memang dikabarkan tidak harmonis. Ini bukan kali pertama mereka bersitegang; sebelumnya, ketika Flick menukangi Jerman, ia lebih memilih Manuel Neuer sebagai penjaga gawang utama ketimbang Ter Stegen.
Meskipun demikian, Barcelona menegaskan bahwa alasan utama pencoretan Ter Stegen adalah murni karena pertimbangan olahraga. Pihak klub menyatakan bahwa Ter Stegen diizinkan untuk bertahan jika itu keinginannya. Namun, ia tidak akan mendapatkan menit bermain kecuali Garcia atau Szczesny mengalami cedera.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
