Alejandro Garnacho tampak lesu setelah Manchester United takluk lawan Tottenham di Liga Europa. Sumber foto: (Dok. Manchester United)
JawaPos.com - Alejandro Garnacho semakin berpeluang meninggalkan Manchester United di akhir musim panas ini. Sang bintang Argentina dikabarkan meradang lantaran hanya duduk di bangku cadangan dalam final Liga Europa kontra Tottenham Hotspur.
Perwakilan Manchester United dan Garnacho diperkirakan akan mengadakan pertemuan dalam beberapa hari mendatang untuk membahas kepergian sang pemain selama bursa transfer musim panas, menurut laporan ESPN.
"Ia tidak senang dengan peran yang ia mainkan sejak kedatangan pelatih Ruben Amorim dan ia diketahui kesal karena hanya bermain selama 20 menit saat kalah 0-1 dari Tottenham di Bilbao. Klub bersedia untuk menegosiasikan penjualannya jika ada tawaran yang realistis," tulis ESPN.
Garnacho dikenal sebagai salah satu penyelamat Manchester United sejak muncul dari akademi dan memiliki kemampuan teknik yang luar biasa, namun masa depan pemenang FIFA Puskás Award 2024 ini di Old Trafford semakin tidak menentu.
Pemain berusia 20 tahun yang telah menyumbangkan 21 gol di musim ini tersebut secara mengejutkan tidak masuk ke dalam susunan pemain inti Ruben Amorim saat Setan Merah kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur.
Hanya dimainkan sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir, Garnacho dengan cepat menyuarakan rasa frustasinya dengan kata-kata kasar setelah kekalahan di Bilbao.
Ini bukan pertama kalinya Garnacho berselisih dengan Amorim, namun ini dapat menjadi yang terakhir. Spekulasi mengenai kepergian sang pemain di musim panas semakin meningkat.
Dengan Setan Merah yang ingin merampingkan skuad mereka musim panas ini, dia dapat menjadi sumber dana yang berguna. Lantas, ke mana Garnacho cocok berlabuh?
Dilansir dari laman Sport Illustrated, berikut lima destinasi yang cocok untuk sang pemain:
Napoli
Napoli, yang sudah memastikan meraih gelar juara Serie A, masih berada di pasar untuk mendapatkan pewaris tahta Khvicha Kvaratskhelia setelah kepindahannya ke PSG di musim dingin. Garnacho menjadi solusi jangka panjang yang menarik.
Tentu saja, Garnacho harus berkembang secara drastis dan memoles sisi-sisi buruk dari permainannya untuk mencapai level Kvaratskhelia, namun ia akan diberikan kesempatan untuk bekerja dengan Antonio Conte yang berpengalaman, bermain di Liga Champions musim depan, dan mendapatkan waktu bermain secara reguler di lingkungan yang baru.
"Kami mengajukan penawaran penting kepada Manchester United untuk Garnacho. Kami sangat menginginkannya,” ujar direktur olahraga Napoli, Giovanni Manna, pada bulan Februari lalu.
Klub asal Italia tersebut dilaporkan mengajukan tawaran senilai GBP 40 juta namun tidak dapat menyetujui persyaratan pribadi dengan sang pemain. Ketertarikan mereka dapat dihidupkan kembali pada bursa transfer musim panas.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
