
Kevin De Bruyne. (mancity.com)
JawaPos.com- Malam penuh haru mewarnai Etihad Stadium, Rabu (21/5), saat Kevin De Bruyne mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar Manchester City. Gelandang ikonik asal Belgia itu memainkan laga kandang terakhirnya bersama The Citizens dalam kemenangan 3-1 atas Bournemouth, sebelum ditarik keluar pada menit ke-70 di tengah sorakan penuh cinta dari seluruh stadion.
Momen emosional tersebut semakin mengharukan ketika diumumkan bahwa sebuah patung akan dibangun untuk menghormati kontribusi De Bruyne selama satu dekade membela klub. Pengumuman ini bahkan membuat manajer Pep Guardiola tak kuasa menahan air mata.
Meski gagal mencetak gol perpisahan setelah peluang emasnya di babak pertama hanya membentur mistar gawang, De Bruyne tetap menerima sambutan luar biasa dari puluhan ribu pendukung City. Usai laga, ia berjalan keliling lapangan bersama istri dan ketiga anaknya, sementara layar stadion menayangkan video tribut dari rekan, pelatih, dan staf klub sebuah penghormatan untuk sang maestro.
"Manchester adalah rumah. Di sinilah anak-anak saya lahir. Saya datang bersama istri dengan harapan bertahan lama, tapi saya tidak menyangka akan bertahan selama 10 tahun dan meraih semua yang telah kami capai," ucap De Bruyne saat menyampaikan pidato perpisahan di hadapan penggemarnya.
"Kami sudah memenangkan segalanya, membuat klub ini lebih besar. Sekarang saatnya mereka melanjutkan. Saya hanya ingin bermain dengan kreativitas, dengan gairah, menikmati sepak bola, dan saya harap semua orang juga menikmatinya," tambahnya.
Dengan enam gelar Premier League, satu Liga Champions, dan dua penghargaan PFA Player of the Year, De Bruyne diakui sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Manchester City. Dia bergabung dari Wolfsburg pada 2015 dengan biaya transfer yang saat itu memecahkan rekor klub, dan sejak itu menjadi simbol era kejayaan City di bawah asuhan Guardiola.
Berbicara kepada Sky Sports sebelum pidato perpisahannya, De Bruyne mengatakan perjalanan yang luar biasa selama di klub.
"Ini perjalanan yang luar biasa. Saya ingin membawa kegembiraan kepada orang-orang, bermain sepak bola menyerang, dan bersenang-senang dan saya rasa, selama 10 tahun ini, kami melakukannya," ungkapnya.
Ketika ditanya soal patung penghormatan yang akan dibuat, De Bruyne, ia sangant berantusias.
"Itu berarti saya akan selalu menjadi bagian dari klub ini. Saya akan selalu ada di sini, berdiri di antara para legenda," ujarnya.
Meski telah dipastikan hengkang sejak April, masa depan De Bruyne masih belum sepenuhnya ditentukan. Ia belum menutup kemungkinan untuk tetap bermain di Eropa bahkan di Premier League setelah sebelumnya sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Major League Soccer (MLS). Namun, ia menegaskan keinginannya untuk tetap tampil di level tertinggi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
