Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 01.21 WIB

Kevin De Bruyne Resmi Pamit dari Manchester City, Dibuatkan Patung Kehormatan dan Bikin Pep Guardiola Menangis

Kevin De Bruyne. (mancity.com) - Image

Kevin De Bruyne. (mancity.com)

JawaPos.com- Malam penuh haru mewarnai Etihad Stadium, Rabu (21/5), saat Kevin De Bruyne mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar Manchester City. Gelandang ikonik asal Belgia itu memainkan laga kandang terakhirnya bersama The Citizens dalam kemenangan 3-1 atas Bournemouth, sebelum ditarik keluar pada menit ke-70 di tengah sorakan penuh cinta dari seluruh stadion.

Momen emosional tersebut semakin mengharukan ketika diumumkan bahwa sebuah patung akan dibangun untuk menghormati kontribusi De Bruyne selama satu dekade membela klub. Pengumuman ini bahkan membuat manajer Pep Guardiola tak kuasa menahan air mata.

Meski gagal mencetak gol perpisahan setelah peluang emasnya di babak pertama hanya membentur mistar gawang, De Bruyne tetap menerima sambutan luar biasa dari puluhan ribu pendukung City. Usai laga, ia berjalan keliling lapangan bersama istri dan ketiga anaknya, sementara layar stadion menayangkan video tribut dari rekan, pelatih, dan staf klub sebuah penghormatan untuk sang maestro.

"Manchester adalah rumah. Di sinilah anak-anak saya lahir. Saya datang bersama istri dengan harapan bertahan lama, tapi saya tidak menyangka akan bertahan selama 10 tahun dan meraih semua yang telah kami capai," ucap De Bruyne saat menyampaikan pidato perpisahan di hadapan penggemarnya.

"Kami sudah memenangkan segalanya, membuat klub ini lebih besar. Sekarang saatnya mereka melanjutkan. Saya hanya ingin bermain dengan kreativitas, dengan gairah, menikmati sepak bola, dan saya harap semua orang juga menikmatinya," tambahnya.

Dengan enam gelar Premier League, satu Liga Champions, dan dua penghargaan PFA Player of the Year, De Bruyne diakui sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Manchester City. Dia bergabung dari Wolfsburg pada 2015 dengan biaya transfer yang saat itu memecahkan rekor klub, dan sejak itu menjadi simbol era kejayaan City di bawah asuhan Guardiola.

Berbicara kepada Sky Sports sebelum pidato perpisahannya, De Bruyne mengatakan perjalanan yang luar biasa selama di klub.

"Ini perjalanan yang luar biasa. Saya ingin membawa kegembiraan kepada orang-orang, bermain sepak bola menyerang, dan bersenang-senang dan saya rasa, selama 10 tahun ini, kami melakukannya," ungkapnya.

Ketika ditanya soal patung penghormatan yang akan dibuat, De Bruyne, ia sangant berantusias. 

"Itu berarti saya akan selalu menjadi bagian dari klub ini. Saya akan selalu ada di sini, berdiri di antara para legenda," ujarnya.

Meski telah dipastikan hengkang sejak April, masa depan De Bruyne masih belum sepenuhnya ditentukan. Ia belum menutup kemungkinan untuk tetap bermain di Eropa bahkan di Premier League setelah sebelumnya sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Major League Soccer (MLS). Namun, ia menegaskan keinginannya untuk tetap tampil di level tertinggi.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore