Bek tengah Arsenal Jakub Kiwior. (Dok. Jakub Kiwior)
JawaPos.com - Performa apik Jakub Kiwior bersama Arsenal belakangan ini tidak hanya mendapat sorotan dari penggemar The Gunners, tetapi juga menarik perhatian klub-klub Eropa. Terbaru, Olympique Marseille disebut siap memboyong bek asal Polandia itu, dalam skenario yang mengingatkan pada transfer William Saliba beberapa musim lalu.
Meski bukan pilihan utama, Kiwior mampu menunjukkan kelasnya saat menggantikan Gabriel Magalhaes yang cedera. Konsistensinya membuat Arsenal dihadapkan pada dilema: mempertahankan pemain cadangan yang bersinar atau melepasnya demi dana segar?
Selama dua setengah musim terakhir, Kiwior memang lebih sering menjadi pelapis. Namun sejak Gabriel mengalami cedera hamstring, pemain 25 tahun itu tak tergantikan dalam 11 laga terakhir, termasuk saat mencetak gol ke gawang Crystal Palace akhir April lalu.
Duetnya dengan William Saliba menunjukkan potensi besar di lini pertahanan. Tapi kembalinya Gabriel yang menjadi andalan Mikel Arteta bisa memaksa Kiwior kembali ke bangku cadangan musim depan.
Menurut laporan Foot Mercato, Marseille kini masuk dalam daftar peminat Kiwior, bergabung dengan klub-klub Serie A seperti Juventus, Inter Milan, dan Napoli yang juga memantau situasinya. Menariknya, Marseille punya sejarah dengan Saliba — rekan duet Kiwior — yang sempat bersinar saat dipinjamkan dari Arsenal pada musim 2021-2022.
Kala itu, Saliba tampil gemilang di Ligue 1 dan meraih gelar Pemain Muda Terbaik, sebelum akhirnya kembali ke Emirates Stadium dan jadi andalan utama. Marseille ingin mengulangi kesuksesan tersebut dengan merekrut Kiwior.
Sejak bergabung dari Spezia pada awal 2023, Kiwior telah mencatatkan 66 penampilan bersama Arsenal, mencetak tiga gol dan lima assist. Statistik tersebut menunjukkan kontribusinya tak hanya dalam bertahan, tapi juga dalam membangun serangan.
Secara kontrak, Arsenal berada di posisi aman. Kiwior masih terikat hingga 2028, sehingga tak ada tekanan untuk menjualnya. Namun, performa impresifnya belakangan ini membuat nilai jualnya meroket — sebuah peluang finansial yang bisa menggoda manajemen klub.
Arsenal membelinya dengan harga GBP 16,4 juta. Jika dilepas dengan harga tinggi, The Gunners bisa mengantongi keuntungan besar. Tapi pertanyaannya, apakah itu sebanding dengan kehilangan satu aset penting di lini belakang?
Musim depan Arsenal akan kembali bermain di Liga Champions dan kompetisi domestik yang padat. Kehilangan pemain sekelas Kiwior tanpa pengganti sepadan bisa berisiko. Terlebih, prioritas belanja mereka musim panas ini lebih terfokus pada lini serang dan gelandang bertahan.
Artinya, kecuali Marseille datang dengan tawaran tak bisa ditolak, Arsenal sebaiknya mempertahankan Kiwior — pemain pelapis yang telah terbukti mampu mengisi peran penting saat dibutuhkan.
Jika tidak, bukan tak mungkin kisah Saliba akan terulang: bersinar di luar Emirates, lalu jadi incaran kembali di masa depan. Bedanya, kali ini Arsenal bisa saja menyesal telah melepasnya terlalu cepat.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
