Rasmus Hojlund (dok. MUFC)
JawaPos.com - Manchester United sukses mengamankan satu tempat di final Liga Europa setelah mengalahkan Athletic Bilbao di semifinal dengan agregat 7-1. Laga yang berakhir dengan skor 4-1 tersebut dimainkan di Old Trafford, Jumat (9/5).
Dari empat gol yang diciptakan Manchester United, Rasmus Hojlund turut mencatatkan namanya di papan skor. Dia mencetak gol di menit ke-85 setelah memanfaatkan umpan dari Amad Diallo.
Itu menjadi golnya yang keenam di Liga Europa musim ini. Terakhir kali Hojlund mencetak gol di kompetisi tersebut adalah saat melawan Viktoria Plzen di babak penyisihan grup. Dia juga mencetak brace pada laga yang dimainkan di Doosan Arena itu.
Manchester United tertinggal lebih dulu di babak pertama dan Hojlund melihat bahwa permainan tim lawan memang lebih baik di babak pertama. "Saya pikir mereka menguasai permainan dengan baik, meskipun mereka mencetak gol lebih awal. Saya tidak berpikir mereka bermain dengan baik di babak pertama dan jelas mereka mencetak gol, gol yang hebat dari pihak mereka," ucapnya setelah pertandingan kepada TNT Sports, Jumat (9/5).
Permainan Manchester United seakan berubah setelah mereka mampu menyamakan kedudukan dan mencetak gol berikutnya. "Kami masih bisa menguasai permainan dan punya beberapa peluang di babak pertama, tapi begitu kami mendapat gol pertama di babak kedua, saya rasa kami bisa melaju lebih cepat setelah itu," lanjut Hojlund.
Penyerang tim nasional Denmark tersebut sudah tidak sabar untuk bertemu Tottenham Hotspur di laga final Europa League. "Itulah mengapa kami berada di kompetisi ini, kami ingin memenangkan turnamen ini dan kami bermain melawan tim yang bagus, jadi kami menantikannya," tutur Hojlund.
Di sisi lain, Hojlund juga mengomentari brace yang dilakukan oleh Mason Mount dan dia senang dengan pencapaian rekan setimnya itu. "Saya sangat senang untuknya [Mount]. Dia salah satu teman baik saya di tim ini," ujar pemain nomor punggung 9 tersebut.
Hojlund mengatakan bahwa Mount selalu bekerja keras, meski selalu dikritik karena selalu mengalami cedera sejak membela Manchester United.
"Kami datang di musim panas yang sama dan memiliki hubungan yang sangat baik sejak saat itu. Dia anak yang baik. Dia selalu bekerja keras. Dia banyak mendapat kritik karena mengalami beberapa cedera, tetapi dia selalu bersikap positif, berusaha membantu dan berusaha untuk tetap bugar sepanjang waktu," pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
