Carlo Ancelotti pasca kekalahan Real Madrid dari Arsenal, masa depannya sebagai pelatih kini terancam setelah gagal di Liga Champions. (ESPN)
JawaPos.com- Setelah Real Madrid tersingkir tanpa perlawanan dari Arsenal di perempat final Liga Champions, spekulasi soal masa depan Carlo Ancelotti langsung mencuat. Kekalahan itu memunculkan tanda tanya besar apakah era Don Carlo di Santiago Bernabeu sudah mendekati akhir?
Namun, di tengah tekanan itu, pelatih Getafe, Jose Bordalas, memberikan pembelaan penuh terhadap Ancelotti. Menurutnya, Real Madrid tidak seharusnya memikirkan pergantian pelatih saat ini, terlebih dengan masih adanya peluang merebut dua gelar domestik yaitu Copa del Rey dan La Liga.
"Saya sangat menghormati Carlo. Saya mengaguminya dan saya bukan orang yang pantas menilai apakah dia berada dalam tekanan atau tidak. Apa yang telah ia capai di Real Madrid sangat sulit ditiru oleh siapa pun," ujar Bordalas dalam konferensi pers jelang laga Getafe kontra Real Madrid.
Los Blancos memang masih punya harapan untuk menutup musim dengan manis. Mereka akan tampil di final Copa del Rey dan masih memburu gelar La Liga, meski tertinggal tujuh poin dari Barcelona. Artinya, kans untuk meraih double winners di level domestik masih terbuka lebar.
Bordalas juga menegaskan bahwa apa pun hasil pertandingan antara Getafe dan Real Madrid pada Kamis (24/4) tidak seharusnya menjadi penentu masa depan Ancelotti di klub ibu kota tersebut.
"Real Madrid harus melihat gambaran besar. Jika mereka mampu menyalip Barcelona di La Liga dan mengalahkan rival abadi mereka di final Copa del Rey, itu akan menjadi pembuktian luar biasa, bukan hanya untuk Ancelotti, tapi juga seluruh skuad," tambahnya.
Meski kekalahan dari Arsenal menyakitkan, merebut dua gelar dari genggaman Barcelona akan menjadi penawar luka terbaik untuk Real Madrid. Tidak hanya untuk memulihkan moral tim, tapi juga bisa menjadi tiket hidup bagi Ancelotti untuk melanjutkan kiprahnya bersama Los Blancos musim depan.
Dengan reputasi dan pengalaman yang dimiliki Ancelotti, banyak yang percaya bahwa ia masih sosok tepat untuk memimpin proyek Real Madrid apalagi jika berhasil menutup musim dengan membawa pulang trofi.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
