Ian Maatsen merayakan golnya ke gawang Spanyol di perempat final EUFA Nations League (Dok. Ian Maatsen)
Jawapos.com - Ian Maatsen bersinar saat mencetak satu gol di laga debutnya bersama Timnas Belanda. Pemain Aston Villa itu sempat diisukan akan jalani naturalisasi dengan Indonesia.
Belanda gagal melaju ke semifinal UEFA Nations League usai dipecundangi Spanyol, Senin (23/3). Pasukan Ronald Koeman akhirnya menyerah dalam adu penalti 5-4 usai laga berakhir dengan imbang agregat 5-5.
Meski begitu, laga tersebut merupakan panggung yang tidak terlupakan bagi Ian Maatsen. Bek berusia 23 tahun itu baru saja menjalani debutnya bersama De Oranje dan langsung mencatatkan namanya di papan skor.
Belanda yang tertinggal 1-2 mampu menyamakan kedudukan berkat gol Ian Maatsen pada menit 79 dan memaksakan babak tambahan. Ia diturunkan sebagai starter dan dimainkan 120 menit penuh untuk mengisi pos bek kiri.
Menariknya, pemain berdarah Jawa ini sebenarnya tidak masuk dalam skuad Belanda di leg pertama perempat final UEFA Nations League. Namun, situasi yang tidak terduga akibat kartu merah Jorrel Hato di leg pertama membuat dirinya dipanggil oleh Ronald Koeman.
Kesempatan memperoleh caps untuk Timnas Belanda telah dinantikan Ian sejak lama. Saat namanya masuk dalam daftar susunan pemain di EURO 2024 lalu, ia belum diberi kesempatan menginjak rumput dan hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Melihat situasinya, Ian Maatsen sempat santer diisukan akan menjalani naturalisasi dengan Indonesia. Pemain kelahiran Vlaardingen, Belanda, ini memiliki garis keturunan Jawa dari nenek moyangnya.
Namun, isu tersebut berangsur surut bersamaan dengan debutnya di Timnas Belanda, Senin (23/3) lalu. Penampilan impresifnya bersama Aston Villa juga diyakini membuatnya selalu berada dalam radar Koeman.
Ian juga terganjal dengan aturan FIFA yang hanya memperbolehkan perpindahkan asosiasi bagi pemain di bawah 21 tahun. Pasalnya, dirinya sempat berlaga di Kualifikasi Piala Eropa U-21 ketika sudah menginjak usia 22 tahun.
Perkara ini sama seperti masalah Maarten Paes yang harus diselesaikan di Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) agar bisa membela Timnas Indonesia.
Hal ini membuat jalan Indonesia untuk menaturalisasi Ian semakin terjal. Meskipun, secara regulasi pemain setinggi 178 cm ini masih bisa memperoleh kewarganegaraan Indonesia dan berseragam Garuda.
Berdasarkan regulasi FIFA pula, Ian yang sudah memiliki satu caps dengan Timnas Belanda masih bisa mengajukan pergantian asosiasi lantaran belum bermain lebih dari tiga laga di pertandingan resmi.
Belanda sendiri akan bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2026 berhadapan dengan Finlandia dan Malta di jeda internasional Juni mendatang. Ian Maatsen diprediksi akan kembali mengisi skuad Oranje dan menjauhkan kemungkinan dirinya bergabung dengan Jay Idzes dkk.
Pemain yang baru bergabung dengan Aston Villa di awal musim lalu ini sudah bermain sebanyak 22 kali dengan empat diantaranya sebagai starter. Ia disiplin menyisir sisi kiri pertahanan dan kerap dipercaya untuk mengambil tendangan pojok.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
