Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Maret 2025 | 23.00 WIB

Legenda Timnas Amerika Serikat Kritik Kekalahan Negaranya dari Panama di Semifinal CONCACAF Nations League

 

Timnas Amerika Serikat harus takluk dari Panama di babak semifinal. (Dok. Marca)

 

JawaPos.com - Menjelang bergulirnya perhelatan Piala Dunia 2026, tuan rumah Amerika Serikat harus menghadapi kenyataan pahit. Menghadapi Panama di babak semifinal CONCACAF Nations League, Amerika Serikat tersingkir setelah kalah tipis 1-0. Skuad Mauricio Pochettino gagal melaju ke babak final lewat gol tunggal pemain Panama, Cecilio Waterman. Hasil ini membuat Amerika Serikat hanya berhak tampil di perebutan juara ketiga melawan Kanada yang juga dikalahkan oleh Meksiko di babak semifinal.

Dilansir dari Marca, legenda Timnas Amerika Serikat, Clint Dempsey tak ragu-ragu mengeluarkan kritikan pedas terhadap skuad Mauricio Pochettino. Clint Dempsey berpendapat bahwa Amerika Serikat lebih layak tampil di babak final menantang Meksiko. Apalagi, status Amerika Serikat yang akan jadi tuan rumah Piala Dunia 2026 tentu mengharuskan sepak bola negeri Paman Sam itu membuktikan sesuatu. Seperti menjadi juara CONCACAF Nations League seperti yang sudah ditargetkan sejak awal.

"Saya kira kekalahan ini sangat sulit untuk diterima. Kekalahan ini jelas menjadi pukulan telak bagi kami sebagai publik Amerika Serikat. Kami menganggap bahwa seharusnya kami tampil sebagai pertunjukan utama di babak final. Kami tidak berusaha untuk menampilkan itu. Kami harusnya membuktikan diri untuk menjadi penantang gelar juara utama tetapi rasanya sulit untuk menunjukkan itu di lapangan," ketus mantan pemain Fulham itu.

Perjalanan Timnas Amerika Serikat memang tidak berjalan mulus sejak babak grup kompetisi CONCACAF Nations League. Sejak menjadi juara pada 2024, Amerika Serikat gagal menampilkan kembali spirit tersebut tahun ini. Mengawali kampanye dengan memenangan pertandingan perempat final dua leg melawan Jamaika, Amerika Serikat langsung ditantang oleh Panama di babak semifinal. Sejatinya, Amerika Serikat sebagai juara bertahan diunggulkan untuk melaju ke babak final. Namun, drama gol di menit berdarah membuat Panama yang berhak lolos ke partai pamungkas menghadapi Meksiko.

Rekor pertemuan kedua tim sebelumnya juga menguntungkan untuk Panama. Terakhir kali bertemu adalah ketika kedua negara berduel di babak grup Copa America 2023. Saat itu, Panama berhasil mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 2-1. Hasil itu membuat Amerika Serikat gagal lolos ke fase berikutnya dan membuat federasi memecat pelatih Juergen Klinsman dan diganti dengan Mauricio Pochettino.

Mantan pelatih Chelsea itu diharapkan bisa memberikan taktik dan strategi mumpuni, sebab Pochettino memiliki segudang pengalaman dan pencapaian di level klub-klub elit Eropa seperti Tottenham, PSG, dan Chelsea. Kekalahan ini tentu menjadi sinyal bahaya untuk skuad Mauricio Pochettino. Menang atas Kanada di babak perebutan juara ketiga adalah hal yang mutlak untuk menjaga nama tuan rumah Piala Dunia tahun depan tetap relevan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore