Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Februari 2025 | 18.58 WIB

Tensi Panas di Atalanta Berlanjut, Ademola Lookman Sakit Hati dengan Pernyataan Gian Piero Gasperini

Ademola Lookman (kanan). (Dok. Atalanta)

JawaPos.com - Tersingkirnya Atalanta dari Liga Champions berbuntut panjang. Telah terjadi friksi antara Ademola Lookman dengan sang pelatih, Gian Piero Gasperini.

Semua bermula saat Ademola Lookman menjadi algojo penalti. Eksekusinya gagal dan membuat Atalanta kalah 1-3.

Usai pertandingan Gian Piero Gasperini melontarkan kritik pedas kepada sang pemain. Menurutnya winger Nigeria itu penendang penalti terburuk yang pernah dilihat.

Lookman pun tidak terima dengan pernyataan itu. Ia merasa perjuangan selama ini bersama klub tidak dihargai.

Ucapan sang pelatih tidak hanya membuatnya sedih. Ia menganggap sangat tidak sopan seorang juru taktik mengkritik dan menyalahkan pemain secara blak-blakan di media.

“Saya bersedih pada hari seperti ini karena harus menulis pernyataan ini. terutama karena apa yang telah kami capai bersama sebagai tim dan sebuah kota,” tulis mantan pemain Everton itu di Twitter.

“Diperlakukan seperti ini tidak hanya menyakitkan, tapi juga terasa sangat tidak sopan, terutama karena kerja keras dan komitmen luar biasa yang selalu saya lakukan setiap hari untuk membantu kesuksesan klub dan fan di Bergamo,” ia menambahkan.

Sebelumnya Gian Piero Gasperini mempertanyakan kenapa Lookman yang maju. Padahal di sana masih ada Mateo Retegui dan Charles De Ketelaere yang biasa menjadi algojo 12 pas.

Penggawa Nigeria langsung membantah bahwa keputusan tersebut atas inisiatifnya sendiri. Yang ada justru rekan-rekannya yang meminta dirinya maju.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan pemain 27 tahun untuk bercerita tentang apa yang dia rasakan selama berseragam Atalanta. Di balik kesuksesannya, winger lincah ini sering menghadapi momen sulit.

“Selama pertandingan pengambil penalti yang ditunjuk memerintahkan saya untuk mengambilnya dan untuk mendukung tim, saya mengambil tanggung jawab saat itu juga,” jelasnya.

“Sejujurnya saya telah menghadapi banyak momen sulit selama di sini, tapi sebagian besarnya tidak pernah saya bicarakan karena tim harus dilindungi dan didahulukan. Hal ini membuat apa yang terjadi tadi semakin menyakitkan,” tutup Ademola Lookman.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore