
Thibaut Courtois membandingkan Carlo Ancelotti dengan pelatih terdahulunya seperti Antonio Conte saat di Chelsea dan Zinedine Zidane. (Instagram @thibautcourtois)
JawaPos.com - Real Madrid mengalami kesulitan dalam beberapa pertandingan di musim ini, seperti kekalahan melawan Lille, AC Milan, dan Liverpool. Selain itu, Los Blancos juga kalah dengan skor besar saat menghadapi Barcelona di Liga Spanyol dan Piala Super Spanyol.
Beberapa kekalahan di laga-laga krusial rupanya membuat Carlo Ancelotti kehilangan kesabarannya. Hal tersebut disadari oleh anak asuhannya Thibaut Courtois yang merupakan penjaga gawang Real Madrid.
Thibaut Courtois membandingkan Carlo Ancelotti dengan pelatih terdahulunya seperti Antonio Conte saat di Chelsea dan Zinedine Zidane. "Saya punya pelatih seperti [Antonio] Conte yang akan berteriak seperti orang gila. Itu soal kepribadian. Saya pikir [Zinedine] Zidane lebih tenang, Carlo juga lebih tenang kecuali sesuatu benar-benar terjadi, seperti beberapa kali tahun ini," ucapnya kepada Podcast Rio Ferdinand Presents, Rabu (19/2).
Namun, Courtois tidak masalah jika pelatihnya menunjukkan sikap marah saat ada sesuatu di tim yang tidak berjalan sesuai rencana. "Tetapi saya suka itu, karena saya suka keseimbangan antara bersikap tenang dan pada saat yang tepat, Anda marah, karena perkataan Anda akan berdampak," tutur kiper berusia 32 tahun.
Tidak hanya berbicara tentang pelatihnya, Courtois juga menolak aksi rasis yang ditujukan kepada rekan setimnya Vinicius Junior. Salah satunya saat Real Madrid bertandang ke Mestalla markas Valencia pada tahun 2023 yang mengakibatkan pertandingan harus dihentikan karena aksi rasis yang dilakukan.
Selain itu, Thibaut Courtois juga masih menyimpan keinginannya untuk kembali bermain bersama Timnas Belgia setelah terakhir kali membela negaranya tahun 2023 karena berselisih dengan pelatihnya saat itu Domenico Tedesco yang dipecat bulan lalu. "Saya sudah berdamai dengan itu. Jelas, saya rindu bermain untuk negara saya. Tapi, ya, kita lihat saja apa yang terjadi," ujarnya.
Beraksi di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Belgia menjadi impian Courtois jika kembali bermain di level internasional. "Saya bermimpi untuk tetap bermain di Piala Dunia, dan mungkin mengakhirinya dengan prestasi tinggi bersama tim nasional. Namun, kita lihat saja nanti," pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
