Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 22.59 WIB

Selebrasi Gelandang Everton Iliman Ndiaye Bermasalah, Liga Inggris Siapkan Aturan Khusus Soal Perayaan Gol

 

Wasit Tim Robinson (kiri) memberikan kartu kuning kepada pemain Iliman Ndiaye usai mencetak gol. (AFP via Jawa Pos)

JawaPos.comSelebrasi gol ada gelandang serang Everton Iliman Ndiaye berbuntut panjang. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) bahkan disebutkan akan membuat aturan khusus mengenai gestur perayaan oleh pesepak bola.

Dalam laga Brighton & Hove Albion versus Everton, Ndiaye membuat gol kemenangan lewat titik penalti menit ke-42 di Falmer Stadium, Brighton & Hove (25/1). Usai membuat gol, eks pemain Olympique Marseille itu lalu membuat gestur yang membuatnya disoraki sekuruh stadion. 

Gestur Ndiaye itu berupa gerak kedua tangan yang menirukan kepakan sayap. Hal itu rupanya menyinggung seisi stadion sebab julukan Brighton adalah The Seagulls alias Si Camar.

Selebrasi Ndiaye itu dianggap sebagai provokasi oleh wasit Tim Robinson. Robinson pun memberi peringatan dengan mengganjar Ndiaye kartu kuning.

Chief Football Officer Premier League Tony Scholes membenarkan apa yang dilakukan wasit. Sebab Ndiaye disebut Scholes melanggar etika.

“Bukankah semua itu ada batasnya?  Termasuk ketika kamu dalam kondisi suka cita, seharusnya kamu tahu hingga garis mana kamu bisa merayakan dan ada garis yang tak boleh dilanggar,” tutur Scholes dikutip The Athletic.

Scholes menjelaskan dirinya senang melihat gaya juga reaksi pemain usai mencetak gol. Akan tetapi jika kemudian selebrasi itu mengolok-olok, menghinda, dan bahkan merendahkan maka menurut Scholes itu jelas melanggar batas.

“Bukankah ada selebrasi yang unik, lucu, dan menyenangkan? Kenapa justru memilih gaya merendahkan tim, pemain, atau juga staf lawan?” ungkap Scholes. 

Karena itu, Scholes merujuk aturan yang berbunyi pemain boleh merayakan gol, tetapi perayaannya tidak boleh berlebihan. Koreografi gol juga tidak boleh membuang-buang waktu secara berlebihan.

“Dan peringatan dapat diberikan bagi mereka yang memberi isyarat atau bertindak dengan cara yang provokatif, mengejek, atau menghasut,” lanjut aturan itu.

Pasca kejadian Ndiaye itu kabarnya Scholes dan FA sedang berembug buat membahas perlukah ada peraturan khusus dan spesifik yang mengatur selebrasi gol pemain.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore