Wasit Tim Robinson (kiri) memberikan kartu kuning kepada pemain Iliman Ndiaye usai mencetak gol. (AFP via Jawa Pos)
JawaPos.com – Selebrasi gol ada gelandang serang Everton Iliman Ndiaye berbuntut panjang. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) bahkan disebutkan akan membuat aturan khusus mengenai gestur perayaan oleh pesepak bola.
Dalam laga Brighton & Hove Albion versus Everton, Ndiaye membuat gol kemenangan lewat titik penalti menit ke-42 di Falmer Stadium, Brighton & Hove (25/1). Usai membuat gol, eks pemain Olympique Marseille itu lalu membuat gestur yang membuatnya disoraki sekuruh stadion.
Gestur Ndiaye itu berupa gerak kedua tangan yang menirukan kepakan sayap. Hal itu rupanya menyinggung seisi stadion sebab julukan Brighton adalah The Seagulls alias Si Camar.
Selebrasi Ndiaye itu dianggap sebagai provokasi oleh wasit Tim Robinson. Robinson pun memberi peringatan dengan mengganjar Ndiaye kartu kuning.
Chief Football Officer Premier League Tony Scholes membenarkan apa yang dilakukan wasit. Sebab Ndiaye disebut Scholes melanggar etika.
“Bukankah semua itu ada batasnya? Termasuk ketika kamu dalam kondisi suka cita, seharusnya kamu tahu hingga garis mana kamu bisa merayakan dan ada garis yang tak boleh dilanggar,” tutur Scholes dikutip The Athletic.
Scholes menjelaskan dirinya senang melihat gaya juga reaksi pemain usai mencetak gol. Akan tetapi jika kemudian selebrasi itu mengolok-olok, menghinda, dan bahkan merendahkan maka menurut Scholes itu jelas melanggar batas.
“Bukankah ada selebrasi yang unik, lucu, dan menyenangkan? Kenapa justru memilih gaya merendahkan tim, pemain, atau juga staf lawan?” ungkap Scholes.
Karena itu, Scholes merujuk aturan yang berbunyi pemain boleh merayakan gol, tetapi perayaannya tidak boleh berlebihan. Koreografi gol juga tidak boleh membuang-buang waktu secara berlebihan.
“Dan peringatan dapat diberikan bagi mereka yang memberi isyarat atau bertindak dengan cara yang provokatif, mengejek, atau menghasut,” lanjut aturan itu.
Pasca kejadian Ndiaye itu kabarnya Scholes dan FA sedang berembug buat membahas perlukah ada peraturan khusus dan spesifik yang mengatur selebrasi gol pemain.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
