
Poster sambutan David Moyes.
JawaPos.com - David Moyes, manajer kawakan asal Skotlandia telah kembali ke pelukan klub yang telah ia latih selama 12 tahun, Everton. Per Jumat (10/1), David Moyes bergabung bersama Everton dengan durasi kontrak 2,5 tahun sampai Juni 2027.
David Moyes kembali ke Goodison Park setelah sebelumnya melatih West Ham United, klub Liga Premier Inggris lainnya. Catatan David Moyes selama 12 melatih klub asal Merseyside tersebut cukup impresif. 518 pertandingan telah dijalani David Moyes bersama Everton pada masanya.
Sebanyak 221 kemenangan, 163 kekalahan, dan 134 hasil seri telah ditorehkan oleh David Moyes. Berkat statistik impresif David Moyes, pelatih berkebangsaan Skotlandia ini memiliki win percentage tertinggi dari seluruh manajer yang pernah melatih Everton di era sebelumnya, dengan 42% win rate.
“Senang rasanya bisa kembali. Saya pernah menikmati kesenangan dan tahun-tahun kesuksesan bersama Everton dan tidak ragu ketika saya ditawari kesempatan untuk bergabung bersama klub ini lagi,” ungkap David Moyes kepada BBC Sports.
David Moyes juga meminta publik Goodison Park dan pendukung Everton di seluruh dunia untuk mendukung terus para pemain. Dukungan ini diperlukan agar mendukung kiprah Everton yang saat ini terseok-seok di urutan ke-16 sementara Liga Premier Inggris.
Selama melatih Everton, David Moyes pernah membawa Everton ke final Piala FA di tahun 2009. Namun, Dewi Fortuna tidak berpihak kala itu. Everton harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor 2-1.
Kenangan manis juga pernah dicatatkan David Moyes bersama Everton. Dirinya berhasil membawa Everton ke UEFA Europa League. Selain itu, Everton pernah mendapatkan kemenangan besar atas Sunderland di tahun 2007 dengan skor telak 7-1.
Selain itu, di UEFA Cup, David Moyes mampu menahkodai Everton ketika membantai SK Brann dengan skor 6-1. David Moyes saat itu harus mengakhiri masa jabatannya bersama Everton karena ditunjuk oleh Keluarga Glazer melatih Manchester United.
Keputusan David Moyes menjadi pelatih Manchester United kala itu menjadi sorotan besar di tanah Inggris. Pasalnya, Moyes menggantikan pelatih Legenda Manchester United, yang telah bertahan selama 26 tahun, yaitu Sir Alex Ferguson.
Pro dan kontra banyak menghantui David Moyes ketika mengambil keputusan tersebut, karena dirinya menggeser seluruh staf kepelatihan milik Sir Alex Ferguson dalam masa transisi tersebut. Gerbong David Moyes mengambil alih Old Trafford pada tahun 2013, sampai akhirnya dipecat setelah 9 bulan bersama.
Setelah mengalami pemecatan, David Moyes sempat menjabat sebagai UEFA Match Analyst atau penganalisa pertandingan klub yang bertanding di kasta tertinggi Benua Eropa. Hal itu termasuk UEFA Champions League dan UEFA Europa League.
Karir kepelatihan David Moyes kembali berlanjut pada tahun 2014 bersama Real Sociedad, namun hanya bertahan selama satu tahun kalender. Setelah itu, ia mencoba peruntungan kembali di tanah Inggris, bersama klub papan tengah lainnya Sunderland.
Bersama Sunderland, ia hanya mencatatkan diri sebagai pelatih dalam 43 pertandingan sebelum akhirnya dipecat. Kemudian David Moyes kembali menunjukkan tajinya bersama West Ham United. West Ham United pernah menggunakan jasanya dua kali dalam beberapa musim yang berbeda.
Awalnya karir David Moyes bersama West Ham United di musim 2017/2018 tidak berjalan dengan baik. Namun, David Moyes kembali menahkodai West Ham United di pertengahan musim 2018/2019. Di masa itu, David Moyes berhasil membawa prestasi bagi “The Hammers”.
Gelar ke-3 dalam karir kepelatihannya berhasil diraih bersama West Ham United pada musim 2022/2023. Kompetisi UEFA Conference League berhasil ia rengkuh setelah mengalahkan tim Serie A Italia, Fiorentina dengan skor 2-1.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
