Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Februari 2025 | 16.01 WIB

Davide Calabria dan Ismael Bennacer Pergi, Skuat Scudetto AC Milan 3 Musim Lalu Tersisa 5 Orang

AC Milan ketika meraih scudetto di Serie A 2021/2022. (Istimewa)

JawaPos.com - AC Milan mendatangkan banyak pemain di bursa transfer Januari ini. Akan tetapi mereka juga harus melepas beberapa bintangnya.

Dua di antaranya adalah sosok berpengaruh dalam tim. Mereka adalah Davide Calabria dan Ismael Bennacer.

Calabria merupakan kapten tim I Rossoneri. Karena performa yang mengecewakan ia lebih sering jadi penghangat bangku cadangan, terutama musim ini.

Ditambah dengan keributan yang terjadi antara dirinya dengan Sergio Conceicao, sang bek akhirnya hengkang. ia menerima pinangan Bologna dan meninggalkan klub yang sudah dibela selama 18 tahun.

Sementara kepergian Bennacer tergolong mengejutkan. Ia adalah tumpuan di lini tengah, selalu dimainkan oleh Conceicao, termasuk saat Derby della Madonnina akhir pekan lalu.

Tidak ada tanda-tanda sang gelandang bakal dilepas. Tiba-tiba saat hari terakhir jendela transfer dibuka penggawa timnas Aljazair pergi ke Marseille.

Hengkangnya Davide Calabria dan Ismael Bennacer dalam waktu bersamaan membuat skuat AC Milan saat scudetto tiga musim lalu, yakni musim 2021/2022, hampir habis. Saat ini tersisa lima pemain saja.

Mereka adalah Fikayo Tomori, Rafael Leao, Theo Hernandez, Mike Maignan, dan Mateo Gabbia. Dari kelima nama ini hanya Gabbia yang bukan pilihan utama.

Selebihnya ada yang sudah lebih dulu pindah. Dua lainnya memutuskan gantung sepatu seperti Zlatan Ibrahimovic serta Simon Kjaer.

Pada awal musim ini Il Diavolo Rosso melepas beberapa pemain dari skuat scudetto musim 2021-2022. Sebut saja Olivier Giroud ke LAFC, Pierre Kalulu ke Juventus, dan Brahim Diaz yang pulang ke Real Madrid.

Dengan kata lain, perubahan dalam tubuh klub tetangga Inter Milan ini terbilang cepat. Ada beberapa faktor yang membuat ini terjadi.

Pergantian manajemen salah satunya. Peraih 19 scudetto sejak musim lalu dimiliki Gary Cardinale. Ia langsung melakukan perombakan besar di tubuh direksi.

Yang paling mencolok adalah mencopot Paolo Maldini dan Ricky Massara sebagai direktur. Padahal keduanya sosok vital dalam membangun AC Milan kembali meraih juara.

Bahkan muncul isu tak sedap dari keluarnya beberapa pemain penting tim. Disebutkan bahwa Gary Cardinale ingin menghilangkan jejak Maldini dalam kebijakan transfernya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore