Trio Messi-Neymar-Mbappe. (Dok. PSG)
JawaPos.com- Neymar membeberkan permasalahan yang terjadi ketika dirinya masih di PSG. Pemain asal Brasil itu menyebut bahwa masalah terbesar di PSG adalah perang ego antarpemain yang tinggi.
Dalam kanal Youtube Romario TV, Neymar menjelaskan apa yang salah dengan PSG. “Saya pikir itu adalah ego. Tentu saja memiliki ego yang tinggi merupakan hal yang biasa ketika Anda merasa bahwa Anda yang terbaik. Namun, Anda harus menyadari bahwa dalam sepak bola Anda tidak bermain sendirian. Saat ini, jika bukan karena bantuan rekan satu tim, mustahil memenangkan sesuatu,” ucap Neymar.
Paris Saint-Germain sempat diisi oleh beberapa pemain berlabel kelas dunia pada musim 2021 hingga 2023. Lini serang mereka diisi oleh Messi, Mbappe, dan Neymar, trio lini depan yang ditakuti klub manapun.
Walaupun diisi oleh nama-nama besar tersebut, PSG tidak mampu memenangkan trofi Champions League. Dengan adanya tiga pemain superstar di PSG, sempat terjadi pertengkaran kecil di ruang ganti tim.
“Ketika Messi datang, saya rasa Mbappe menjadi sedikit iri. Dia tidak ingin saya memalingkan perhatian darinya. Saya punya masalah kecil dengannya. Dia adalah seseorang yang penting bagi tim, dan saya biasa memanggilnya 'Golden Boy'. Saya selalu berbicara kepadanya bahwa dia adalah salah satu yang terbaik,” beber Neymar.
Hubungan Neymar dengan Mbappe sempat dirumorkan tidak baik-baik saja. Karena itu, Neymar memilih untuk hengkang ke Al-Hilal. Terjadi perubahan perilaku dalam diri Mbappe ketika Messi datang.
Neymar merupakan salah satu talenta sepak bola terbaik di dunia pada generasinya. Ia mampu memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Brasil, melewati sosok legendaris Pele.
Ketika berada di Barcelona, Neymar juga termasuk dalam salah satu trio penyerang terbaik sepanjang masa, yaitu MSN atau Messi, Suarez, dan Neymar. Mereka bertiga memenangkan segalanya di klub Catalan tersebut di bawah asuhan Pep Guardiola.
Enam bulan pertamanya di Barcelona, Neymar masih merasa gugup dan tidak bisa mengeluarkan bakatnya. Namun, dengan bantuan dari para pemain di Barcelona, akhirnya ia mampu menunjukkan kemampuan aslinya.
“Saya masih ingat saat pertandingan melawan Athletic Bilbao. Saya menangis dan kesal pada diri saya karena bermain sangat buruk. Kemudian Messi dan Dani Alves menghampiri saya, mencoba menenangkan dan membantu saya,” tambah Neymar.
Pada tahun 2017, pemain asal Brasil itu memilih untuk pergi meninggalkan Barcelona, keluar dari bayang-bayang Messi. Dilansir dari Transfermarkt, kepergiannya ke PSG memecahkan nilai transfer termahal di dunia sebesar EUR 222 juta atau sekitar Rp 3,8 triliun, nilai yang sungguh fantastis bagi seorang pemain sepak bola.
“Messi bertanya kepada saya mengenai keputusan saya meninggalkan Barcelona. Dia berkata bahwa jika saya tetap di Barcelona, dia bisa menjadikan saya pemain terbaik di dunia. Saya pergi bukan karena masalah seperti itu. Tentu saja masalah finansial yang ditawarkan PSG lebih baik. Namun, saya ingin bermain dengan pemain Brasil seperti Thiago Silva, Dani Alves, Marquinhos, dan Lucas Moura,” pungkas Neymar.
Pada tahun kepindahan Neymar ke Prancis, PSG diperkuat oleh banyak pemain yang berasal dari Brasil. Hal tersebut membuat Neymar memilih untuk pindah ke Paris sebelum akhirnya memutuskan terbang ke Al-Hilal.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
