Manuel Ugarte dipuji permainannya oleh Paul Scholes. (Instagram/@ugartemanu)
JawaPos.com - Manuel Ugarte berpotensi terkena sanksi larangan bertanding setelah dia kedapatan menanduk Kai Havertz dalam pertandingan babak ketiga Piala FA Manchester United melawan Arsenal pada Minggu (12/1) lalu.
Bruno Fernandes membawa Manchester United unggul dengan penyelesaian yang luar biasa di babak kedua, tetapi hanya dua menit setelah Diogo Dalot diusir keluar lapangan, Gabriel mencetak gol penyeimbang bagi Arsenal.
Tim asuhan Mikel Arteta kemudian mendapat hadiah penalti setelah Harry Maguire dihukum karena melakukan kontak dengan Havertz di dalam kotak penalti, namun tendangan titik putih Martin Odegaard berhasil diselamatkan dengan baik oleh penjaga gawang Man United, Altay Bayindir.
Beberapa saat setelah penalti diberikan oleh wasit Andrew Madley, kedua belah pihak terlibat dalam keributan besar saat Maguire awalnya berkonfrontasi dengan Havertz.
Ugarte bergerak masuk dan tayangan ulang televisi menunjukkan bahwa gelandang asal Uruguay tersebut menyodorkan kepalanya ke arah penyerang Arsenal, Havertz, yang kemudian terjatuh ke lapangan.
Dilansir dari laman Mirror, insiden tersebut tampaknya tidak dilihat oleh Madley karena Ugarte tidak mendapatkan kartu kuning, namun, sang gelandang Manchester United sekarang dapat menghadapi tindakan hukuman dari FA.
Seperti semua pertandingan putaran ketiga Piala FA pada akhir pekan lalu, VAR tidak digunakan dalam pertandingan United melawan Arsenal, oleh karena itu bentrokan yang melibatkan Ugarte dan Havertz mungkin terlewatkan oleh tim pengadil di lapangan.
Ugarte dapat dijatuhi hukuman larangan bertanding selama tiga pertandingan jika insiden tersebut dianggap sebagai tindakan kekerasan.
Setelah pertandingan melawan Arsenal, Ugarte mengunggah foto-foto dirinya saat sedang beraksi ke akun Instagram-nya dan memberikan keterangan.
"Ketika kami menguasai bola, itu adalah permainan dan ketika tidak, itu adalah pertarungan. Mari kita teruskan ini bersama-sama,” tulis Ugarte.
Dan bos Setan Merah, Ruben Amorim, menggemakan komentar Ugarte, dengan menyatakan anak asuhnya tampak kompak pada laga tersebut.
"Syukurlah, para pemain ada di sana. Mereka bertarung, dan apa yang kami bicarakan sebelum pertandingan bukanlah teknis atau taktis, tetapi kejadian ini," ujar Amorim.
"Kami harus bertanding apa pun situasinya, dan kami melakukannya hari ini. Saya pikir mereka [Arsenal] memiliki lebih banyak peluang, tetapi saya pikir kami pantas menang.
"Arsenal mungkin tidak pantas kalah, tetapi kami layak menang, dengan cara kami bermain dan cara kami bertarung."

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
