
Zinedine Zidane meraih gelar Liga Champions bersama Real Madrid. (Instagram/@zidane)
JawaPos.com - Liga-liga besar Eropa sudah memasuki pertengahan musim 2024/2025. Bursa transfer musim dingin bulan Januari masih terbuka lebar. Tim-tim mulai mengamati penampilan individu setiap pemain, ada yang tampil di luar dugaan dan ada pula yang bermain mengecewakan.
Selain melihat performa pemain, banyak klub mulai melakukan evaluasi permainan keseluruhan tim dengan memantau pelatih kepala yang dipercaya petinggi untuk menangani klubnya. Di Liga Inggris sudah enam pelatih menjadi korban pemecatan evaluasi tengah musim karena ketidakpuasan peforma di liga.
Saat ini ada sejumlah pelatih papan atas sedang menanggur dan menanti kesempatan panggilan petinggi klub-klub untuk dipercaya kembali memberikan instruksi di pinggir lapangan.
Beberapa bulan terakhir klub besar Eropa yang melakukan pergantian manajer yaitu Manchester United. Setan Merah membajak Ruben Amorim dari Sporting Lisbon dengan membayar kompensasi sebersar 9,24 juta poundsterling.
Merangkum dari TEAMTalk, berikut 10 pelatih sepak bola terbaik yang belum mendapatkan klub hingga saat ini.
Zinedine Zidane
Zidane telah melewati masa kejayaan bersama Real Madrid beberapa tahun lalu dengan tumpukan gelar yang dihasilkan. Tiga piala Liga Champions, dua gelar La Liga, dua Piala Super UEFA dan dua gelar Piala Dunia Antar Klub.
Mantan kapten timnas Prancis tersebut sudah tidak melatih sejak meninggalkan Los Blancos sejak musim 2020/2021 lalu, namun tidak menutup kemungkinan untuk Zidane kembali memulai rutinitas lamanya di ruang ganti.
“Saya sibuk dengan cara yang berbeda. Saya terkadang merindukan rutinutas seperti sebelumnya, meski bekerja sebagai manajer klub sangat sibuk. Saya mengambil keputusan besar saat memutuskan untuk rehat dari pekerjaan saya, namun terkadang saya merindukannya,” ujar pria 52 tahun tersebut.
Saat ini Zinedine Zidane dirumorkan akan menggantikan Didier Deschamps yang baru-baru ini mengumumkan akan segera melepaskan jabatannya sebagai kepala pelatih timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026 mendatang.
Xavi Hernandez
Setelah pensiun pada 2019 lalu, Xavi memulai karir kepelatihannya dengan menangani klub Liga Qatar, Al Sadd dengan raihan tujuh gelar selama dua setengah tahun menjabat sebagai pelatih kepala.
Pria kelahiran Spanyol tersebut kemudian kembali ke klub lamanya, Barcelona pada November 2021 datang sebagai pelatih. Bersama Blaugrana Xavi berhasil memenangkan gelar La Liga dan Piala Super Spanyol di tahun pertamanya sebagai nahkoda tim asal Catalan tersebut.
Akhir musim 2023/2024 menjadi musim terakhirnya bersama klub yang membesarkan namanya saat menjadi pemain tersebut. Ia mundur dari jabatannya karena Barcelona sedang menghadapi kesulitan finansial saat itu.
Xavi Hernandez yang kini berusia 44 tahun sempat dikaitkan akan melatih Manchester United dan Inter Miami, namun kedua klub tersebut mendatangkan pelatih dengan nama baru.
