Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Januari 2025 | 17.20 WIB

Juan Mata: Gol Pertama di Liga Australia, Pujian dari Fernandes dan De Gea

Juan Mata berhasil cetak gol perdana di Liga Australia. (Instagram/@juanmatagarcia)

 

JawaPos.com - Juan Mata berhasil mencetak gol pertamanya bersama Western Sydney di Liga Australia musim ini. Mantan bintang Manchester United itu mencetak gol pada menit ke-23, namun timnya harus kalah 3-2 melawan Macarthur FC, Rabu (1/1). 

Gol yang berhasil ia cetak tersebut juga mengakhiri paceklik golnya selama setahun. Terakhir, ia mencetak gol pada saat masih bermain untuk Galatasaray pada 13 Januari 2023.

Mantan rekan setimnya di Manchester United, Bruno Fernandes, memberikan pujian atas gol yang dicetak Juan Mata. "Tahun berganti tetapi keajaiban tidak pernah hilang @juanmatagarcia," tulisnya, sambil menambahkan emoji mata hati. 

David de Gea juga tidak ketinggalan dalam memberikan pujian untuk rekan senegaranya itu yang masih memiliki kekuatan mencetak gol menggunakan kaki kirinya. "Kaki kiri," tulisnya dilengkapi dengan emoji api. 

Di musim 2024/2025, Mata bermain sebanyak 11 pertandingan, tapi baru tiga kali menjadi starter. Hal tersebut yang memicu pertikaian agennya dengan pelatih Western Sydney Alen Stajcic.

Melansir Daily Mail, Kamis (2/2), agen Juan Mata, Fahid Ben Khalfallah mengkritik Alen Stajcic dalam sebuah acara podcast A-League Off Air. "Menurut saya itu tidak sopan. Saya benci itu. Saya benar-benar benci itu karena itu tidak masuk akal bagi saya," ucapnya saat ditanya waktu bermain kliennya itu yang rata-rata hanya 15 menit setiap pertandingan. 

Menurut Fahid, apa yang dilakukan Alen Stajcic sangatlah tidak masuk akal karena Juan Mata adalah pemain yang punya banyak pengalaman di sepak bola Eropa. "Baiklah, kita akan berbicara tentang seseorang yang memenangkan Piala Dunia, memenangkan Euro, Liga Champions, bermain di Inggris selama 10 tahun. Dia selalu menjadi salah satu pemain paling cerdas dan paling teknis di generasinya," katanya.

Komentar Fahid, yang dulu merupakan mantan pemain Brisbane Roar itu, rupanya sampai di telinga Alen Stajcic. "Saya tidak perlu berbicara dengan agen saat pemain mereka tidak bermain. Sejujurnya, menurut saya komentarnya tidak pantas. Mereka pengecut karena sejumlah alasan," kata pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Walaupun agen dan pelatihnya bertikai, Juan Mata sangat betah bermain bersama Western Sydney karena suasana kotanya. "Saya suka gaya hidup di sini. Menurut saya, ini kota yang hebat. Anda dimanja karena memiliki segalanya di kota ini." ucapnya. 

Namun, Mata berharap dapat diberikan waktu bermain yang lebih banyak lagi bersama klub barunya. "Saya senang. Namun, tentu saja Anda akan lebih senang lagi saat bermain lebih banyak dan menang lebih banyak," kata pemain berusia 36 tahun itu.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore