
Ilustrasi sepak bola.
JawaPos.com - Sepak bola banyak menyuguhkan momen-momen krusial yang sangat seru untuk dinikmati. Momen-momen krusial itu biasanya terjadi saat laga penting seperti pada saat di babak gugur atau di babak final sebagai laga penentuan juara.
Dalam laga-laga tersebut tentu terdapat banyak momen yang bisa membuat jantung berdebar kencang. Salah satu momen yang paling menegangkan dalam sepak bola adalah adu penalti.
Adu penalti atau orang sering menyebutnya sebagai babak tos-tosan ini memiliki kesan yang sangat krusial bagi penontonnya.
Bagaimana tidak, penonton disuguhkan dengan aksi pemain yang menendang bola ke arah gawang serta kiper yang menjaga gawangnya dengan penuh raut ketegangan.
Adu penalti diputuskan setelah kedua tim bermain imbang di 2x15 menit babak perpanjangan waktu (extra time).
Umumnya, adu penalti dilakukan oleh kedua tim secara bergantian hingga masing-masing melakukan lima tendangan. Namun, jika salah satu tim telah mencetak lebih banyak gol sebelum memenuhi lima kali tendangan maka adu penalti bisa dianggap berakhir.
Namun, bagaimana jika adu penalti ini akan terus berjalan dan dilakukan berulang-ulang?
Ternyata ada suatu pertandingan yang mana kedua tim melakoni adu penalti terlama sepanjang sejarah sepak bola.
Adu penalti terlama tersebut terjadi saat laga antara SC Dimona kontra Shimshon Tel Aviv pada bulan Mei tahun 2022 lalu.
Pertandingan tersebut dimenangkan oleh SC Dimona dengan skor yang fantastis: 23-22. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 pada waktu normal dan extra time.
Pertandingan tersebut terjadi pada babak play off promosi semifinal divisi ketiga Liga Israel.
Pada babak adu penalti pada pertandingan ini telah terjadi sebanyak 56 tendangan dimana masing-masing tim telah melakukan 28 tendangan.
Adu penalti ini telah dinobatkan sebagai adu penalti terlama sepanjang sejarah sepak bola setelah sebelumnya dipegang oleh pertandingan adu penalti antara Washington vs Bedlington pada bulan Maret tahun 2022 di Inggris.
Pertandingan tersebut terjadi pada ajang Ernest Armstrong Memorial Cup babak putaran pertama.
Pada laga tersebut terdapat 54 tendangan penalti dengan Washington sebagai pemenang dengan skor 25-24 setelah sebelumnya bermain imbang dengan skor 3-3 di 90 menit waktu normal dan 2x15 menit di babak perpanjangan waktu.
