
Erik ten Hag memberi pembelaan soal kekalahan Manchester United menghadapi liverpool di Old Trafford. (instagram @manchesterunited)
JawaPos.com-Pelatih Manchester United (MU) Erik ten Hag meminta semua orang untuk menilai timnya pada akhir musim nanti, bukan performa sejauh ini dari sembilan pertandingan.
Baca Juga: Sekjen DPR Indra Iskandar Pastikan Hati-hati Tetapkan Besaran Tunjangan Perumahan Anggota Dewan
Dari sembilan pertandingan musim ini setelah Community Shield, MU meraih tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan, serta mencetak 16 gol dan kebobolan 12 gol.
"Jangan menilai kami saat ini. Nilailah kami di akhir musim," kata pelatih asal Belanda itu setelah bermain imbang 3-3 melawan Porto di Liga Europa, dikutip dari laman resmi klub, Jumat.
Performa MU di bawah racikannya musim ini belum memuaskan. Di Liga Inggris, MU tercecer di posisi ke-13 klasemen sementara dengan tujuh poin, sedangkan di Liga Europa berada di peringkat 21 dengan dua poin.
Di kompetisi Eropa, hasil melawan Porto juga menambah catatan kelam MU di bawah Ten Hag yang hanya menang sekali dari 10 laga, dengan sisanya berakhir empat kali seri dan lima kali kekalahan.
Ten Hag mengatakan saat ini MU, tim yang ia nakhodai sejak dua musim lalu, masih berkembang. Di dua musim pertama, mantan pelatih Ajax Amsterdam itu mempersembahkan dua trofi, Piala Liga dan Piala FA. Dua trofi ini yang selalu menjadi landasan Ten Hag untuk terus melangkah maju.
"Kami sedang dalam proses dan kami akan berkembang. Kami sekarang berada di dua musim di mana kami mencapai final. Kami harus mengembangkan dan memajukan tim ini," jelasnya.
Terlepas dari desakan untuk mundur dari kursi pelatih Setan Merah karena serangkaian hasil buruk, pelatih 54 tahun itu merasa tak gentar sama sekali. Ia merasa semua pihak di MU mendukung dirinya untuk melanjutkan proyeknya yang sudah berjalan dua tahun.
“Kami akan bekerja dan kami akan melanjutkan dan kami akan berjuang. Anda melihat semangat dan hubungan antara staf dan tim. Di antara para pemain, bersama-sama, ada semangat yang kuat," tutupnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022