
Ilustrasi logo klub sepak bola Inggris, Nottingham Forest. (ANTARA/Gilang Galiartha)
JawaPos.com - Nottingham Forest mengajukan banding terhadap pengurangan empat poin yang dijatuhkan kepada mereka karena melanggar peraturan-peraturan keuangan Liga Inggris, pada Senin (25/3) waktu setempat, dikutip dari ANTARA.
“Nottingham Forest dapat mengonfirmasi bahwa pada hari ini kami telah mengajukan banding terhadap sanksi pengurangan empat poin yang dijatuhkan oleh Komisi, terkait pelanggaran klub terhadap Peraturan-peraturan Keuntungan dan Keberlanjutan Liga Inggris,” demikian pernyataan klub melalui laman resminya.
“Klub tidak akan memberikan pernyataan lebih lanjut untuk saat ini,” tambah Forest.
Baca Juga: KOPI TB Pusat Sebut Tuberkulosis Bisa Diobati dan Dicegah Lewat Terapi Pencegahan Tuberkulosis
Pada 18 Maret, Forest dijatuhi hukuman pengurangan empat poin setelah mengakui pelanggaran mereka terhadap peraturan keuntungan dan keberlanjutan. Pelanggaran yang dilakukan Forest adalah pada ambang batas kerugian sebesar 61 juta pound, dan klub telah melampaui ambang batas tersebut.
Saat itu, Forest mengatakan mereka sangat kecewa dengan peraturan itu dan “nada” argumen pihak operator Liga Inggris.
“Kami percaya bahwa level kooperasi tinggi yang dilakukan klub selama proses ini, dan yang kami konfirmasi dan rekam dalam keputusan komisi, tidak mendapat timbal-balik dari (Operator) Liga Inggris,” demikian pernyataan Forest pada pekan lalu.
Pengurangan empat poin membuat mereka turun ke zona degradasi. Forest kini tertinggal satu poin dari tim posisi ke-17 Luton Town, dan tertinggal empat poin dari Everton.
Klub-klub strata tertinggi Inggris biasanya diizinkan merugi sebesar 105 juta pound dalam rentang waktu tiga tahun, namun kali ini dikurangi menjadi 22 juta pound per musim untuk setiap musim yang dihabiskan di divisi kedua.
Forest berhasil promosi ke divisi teratas pada Mei 2022 setelah absen selama 23 tahun. Dengan demikian dua musim dari penilaian periode tiga musim mereka adalah sebagai klub Championship atau divisi kedua.
Forest merupakan tim strata tertinggi Inggris yang dihukum karena pelanggaran peraturan keuntungan dan keberlanjutan pada musim ini. Sebelumnya Everton dihantam penalti sepuluh poin pada November, yang kemudian dikurangi menjadi enam poin setelah melakukan banding.
Klub itu melakukan pembelaan dengan mengungkit penjualan Brennan Johnson ke Tottenham Hotspur pada 1 September 2023, namun kesepakatan itu baru terjadi setelah tenggat waktu peraturan keuntungan dan keberlanjutan pada 30 Juni.
Operator Liga sebelumnya mengatakan semua proses banding seharusnya selesai paling lambar sebelum 24 Mei. Tanggal itu merupakan hari kelima setelah pertandingan terakhir dalam semusim.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
