Bendera Iran berkibar di depan markas besar organisasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina, Austria, 5 Juni 2023. (REUTERS/Leonhard Foege)
JawaPos.com - Piala Asia 2023 tengah berlangsung, membangkitkan nostalgia akan momen-momen epik yang mengukir sejarah sepak bola Asia. Di antara legenda-legenda yang menciptakan keajaiban di lapangan hijau, Ali Daei adalah sosok yang tak terlupakan.
Pada tahun 1996, Ali Daei, dengan penuh gairah dan kegigihan, menciptakan legenda yang masih hidup dalam ingatan para penggemar sepak bola. Mari kita membongkar mitos dan fakta di balik perjalanan gemilang Ali Daei di antara Lima Legenda Piala Asia.
Sebelum kualifikasi Piala Asia 1996, Ali Daei bukanlah nama besar dalam daftar pencetak gol internasional. Pada usia 27 tahun, ia hanya mencetak tujuh gol untuk Iran.
Baca Juga: Membongkar Misteri Medali Palsu: Kutukan yang Menghantui Korea Selatan di Piala Asia 2023
Namun, takdirnya berubah saat Piala Asia 1996 menghadirkan panggung baru bagi striker tangguh ini. Ali Daei, dengan rekor 12 gol dalam kualifikasi, muncul sebagai predator gol yang akan menciptakan sejarah.
Pertandingan penyisihan grup menjadi awal kisah kejayaan Ali Daei. Ia mencetak gol di semua tiga pertandingan, memimpin Iran melangkah ke fase berikutnya dengan penuh keyakinan.
Namun, klimaks dari penampilan magisnya terjadi di perempat final melawan Korea Selatan. Menjelang akhir pertandingan, skor imbang 2-2, Ali Daei memimpin serangan dan mencetak gol luar biasa yang membawa Iran unggul 3-2. Tendangan setengah voli dari luar kotak penalti mengubahnya menjadi pahlawan.
Baca Juga: Kalah dari Jepang, Ini Skenario Gila Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Babak 16 Besar Piala Asia 2023
Hat-tricknya di menit ke-83 mengukir namanya di daftar sejarah Piala Asia. Pada pertandingan itu, Ali Daei menyumbangkan empat gol dan memastikan kemenangan impresif 6-2 untuk Iran.
Meskipun kalah di semifinal melalui adu penalti oleh Arab Saudi, Ali Daei tak gentar. Ia kembali mencetak gol di pertandingan tempat ketiga melawan Kuwait, mengamankan tempatnya sebagai pencetak gol terbanyak dengan delapan gol.
Piala Asia tidak hanya menjadi tempat di mana Ali Daei membuktikan dirinya sebagai pemain kelas dunia, tetapi juga di mana ia menciptakan rekor yang tak tergoyahkan.
Dengan total 14 gol, Ali Daei tetap menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang ini. Namun, seiring berjalannya waktu, pertanyaan muncul: apakah medali pemenang sepadan dengan kontribusi besar Ali Daei?

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
