Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Januari 2024 | 20.27 WIB

Profil Jesus Casas, Mantan Asisten Luis Enrique yang Ambil Alih Irak di Piala Asia 2023

MASTERCLASS: Jesus Casas (kiri) ketika mendampingi Luis Enrique dalam menukangi Timnas Spanyol pada 2018-2022. (Pablo Garcia/Marca) - Image

MASTERCLASS: Jesus Casas (kiri) ketika mendampingi Luis Enrique dalam menukangi Timnas Spanyol pada 2018-2022. (Pablo Garcia/Marca)

JawaPos.com – Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) mengumumkan langkah besar mereka dengan menunjuk Jesus Casas sebagai pelatih kepala tim nasional putra pada November 2022.

Pelatih asal Spanyol berusia 49 tahun ini telah menandatangani kontrak selama empat tahun dan akan membawa pengalamannya yang luas ke dunia sepak bola Irak. Ini merupakan langkah ambisius Irak tampil maksimal di Piala Asia 2023.

Pernah melatih di EPL dan Jadi Asisten Luis Enrique

Jesus Casas, mantan asisten Luis Enrique di Spanyol, memiliki karier yang cemerlang dalam sepak bola. Memulai karier kepelatihannya di usia 29 tahun, Jesus Casas telah bekerja dengan beberapa tim muda di Spanyol sebelum menjadi asisten Javi Gracia di Watford pada 2018.

Kemudian, Jesus Casas menjadi bagian dari staf kepelatihan Spanyol di bawah Luis Enrique hingga Februari 2022.

Di Spanyol, Jesus Casas mengabdi cukup lama dalam tiga era pelatih bersama Luis Enrique (31 pertandingan), Robert Moreno (10 pertandingan), dan Luis de la Funte (1 pertandingan).

Pada periode tersebut, Spanyol tampil solid dan kompetitif. Jesus Casas terbang ke Irak dengan membawa kekayaan pengalaman dan pengetahuannya. Dia berharap bisa membentuk tim yang dapat bersaing di panggung Asia.

Sekarang, tugas utama Jesus Casas adalah membawa Irak untuk bisa berbicara banyak di ajang Piala Asia 2023. Dengan kontrak empat tahun, Jesus Casas memiliki waktu yang cukup untuk membimbing dan membentuk tim sesuai visi dan filosofinya.

Sementara IFA (federasi sepak bola Irak) optimistis bahwa kehadiran Jesus Casas akan membawa energi baru dan peningkatan kualitas permainan Irak.

Di awal karier Jesus Casas di Irak, dia sangat terlibat dalam pertandingan persahabatan sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia 2023. Irak dijadwalkan menghadapi Meksiko, Ekuador, Kosta Rika, dan Venezuela. Pertandingan itu adalah ujian awal untuk melihat sejauh mana transformasi yang dapat dicapai oleh tim asuhan Jesus Casas.

Meski Irak menghadapi tantangan besar di Piala Asia 2023, Jesus Casas menyambut tugasnya dengan semangat. "Tugas kami adalah membawa perubahan positif dan memberikan kebanggaan pada rakyat Irak," ucap Jesus Casas dalam konferensi pers setelah pengumuman penunjukannya dilansir dari laman resmi AFC.

Pendapat Jesus Casas Jelang Hadapi Indonesia

Jelang laga menghadapi Indonesia, Jesus Casas, mengakui bahwa pertandingan pembuka timnya melawan Indonesia dalam Grup D Piala Asia 2023 dapat ditentukan melalui perhatian terhadap detail-detail kecil. Meskipun Irak telah bermain melawan Indonesia dua bulan lalu di Basra, Casas menekankan perubahan suasana dan mengakui bahwa setiap pertandingan memiliki dinamika yang berbeda.

Dalam turnamen singkat seperti ini, Jesus Casas menyadari bahwa segala sesuatu bisa berubah dengan cepat, termasuk hasil pertandingan yang bisa dipengaruhi oleh faktor seperti penalti, kartu merah, dan momen-momen menegangkan.

Jesus Casas menyatakan bahwa Indonesia, seperti Irak, merupakan tim nasional yang sedang berkembang, membawa pemain naturalisasi dari Eropa, sehingga pertandingan diharapkan menyajikan suguhan yang terbaik. Meskipun Irak ingin meraih kemenangan, Jesus Casas mengingatkan pemainnya bahwa ini bukanlah tugas yang mudah.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore