Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Februari 2022 | 19.10 WIB

Preview Everton vs Manchester City: Ini Harga Diri Frankie!

NICK POTTS/AFP POTENSI MELATIH LAGI: Frank Lampard merupakan nama favorit untuk menangani Norwich City yang telah memecat pelatihnya, Daniel Farke. - Image

NICK POTTS/AFP POTENSI MELATIH LAGI: Frank Lampard merupakan nama favorit untuk menangani Norwich City yang telah memecat pelatihnya, Daniel Farke.

JawaPos.com – Situasi deja vu bisa dihadapi tactician Manchester City Pep Guardiola. Pada musim 2019–2020, Pep memimpin City beradu cepat melawan Liverpool FC dalam perburuan gelar juara Premier League.

Tetapi, gara-gara Frank Lampard, City harus kehilangan momentum menempel LFC pada matchweek ke-31.

Peluang The Cityzens (julukan City) menyulitkan LFC yang terpaut 20 angka saat masih menyisakan delapan laga harus berakhir di Stamford Bridge, London (kandang Chelsea).

Di pekan yang sama, LFC memproklamasikan diri sebagai juara Premier League. Nah, dini hari nanti WIB, gantian City yang menghindari kejaran LFC.

Mereka hanya terpaut tiga angka. Dan, The Reds (julukan LFC) tak bermain lantaran turun di ajang final Piala Liga melawan Chelsea besok malam. Frankie (panggilan akrab Lampard) akan mengulangi momen membanggakannya.

Yakni, menyulitkan langkah City dalam perburuan gelar juara Premier League musim ini (siaran langsung SCTV/Mola TV pukul 00.30 WIB).

’’Momentum bagi Frankie menunjukkan kemampuannya sebagai salah satu pelatih yang pernah menangani klub besar,’’ klaim pandit BBC Sport Noel Whelan dalam analisisnya.

Catat, melawan City jadi laga big match pertama yang dijalani Lampard setelah duduk sebagai pelatih The Toffees (julukan Everton).

Di Walton (area tempat Everton bermarkas), Seamus Coleman dkk selalu bisa mendulang kemenangan ketika ditangani Lampard. Kemenangannya pun selalu berakhir dengan gol banyak.

Di antaranya, menang 4-1 melawan Brentford FC (putaran kelima Piala FA) dan 3-0 kontra Leeds United (matchweek ke-25).

Tren itulah yang diharapkan Lampard bisa berlanjut ketika menjamu Ruben Dias dkk. ’’Melawan tim terbaik di Premier League, mungkin juga terbaik di dunia.

Tetapi, kami akan menganggapnya (City) layaknya wortel bagi kami saat mereka datang ke Goodison Park. Kami akan memberinya permainan yang tepat,’’ tutur Lampard kepada Everton TV.

Dia juga konfiden anak asuhnya bakal bereaksi setelah menelan kekalahan dua gol tanpa balas melawan Southampton FC (19/2).

’’Kami akan melakukan segala cara untuk menunjukkan di Goodison Park bahwa kami bisa menyulitkan klub sebesar City. Pemain akan bereaksi (setelah tumbang oleh Soton),’’ sambung Lampard.

Uniknya, sama seperti yang dilakukan Lampard ketika The Blues (julukan Chelsea) dapat membekuk City dua musim lalu, Everton pun bermain tidak mengandalkan penguasaan bola.

Ketika membekuk Leeds, Everton hanya memegang 40 persen penguasaan bola. Tidak jauh berbeda dengan saat Chelsea menjegal klub juara bertahan Premier League itu.

Momentum bagi Lampard pun datang di waktu yang tepat. Sebab, City kalah 2-3 oleh Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Manchester, akhir pekan lalu (20/2).

Tapi, di tangan Pep, City belum pernah kalah dalam dua laga beruntun sejak musim 2018–2019.

Namun, bayang-bayang kekalahan terbesar City di Goodison Park pada matchweek ke-21 Premier League 2016–2017 kembali menghampiri mereka. Saat itu City-nya Pep menelan kekalahan empat gol tanpa balas. Bedanya, ketika itu City tidak berada dalam penampilan terbaiknya.

’’Ini laga yang akan menentukan tekanan bagi Pep memenangi Premier League musim ini,’’ klaim Danny Mills, pandit BBC 5 Live yang merupakan mantan bek kanan City.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore