
Wasit Alexis Herrera menghentikan laga seiring pelanggaran yang dilakukan bek Uruguay Ronald Araujo kepada striker Brasil Neymar Jr dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol
JawaPos.com – Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol baru menyelesaikan empat matchday, lampu kuning sudah menyala untuk Brasil. Nirmenang dalam dua matchday terakhir menjadi pemicunya. Itu termasuk kekalahan 0-2 oleh Uruguay kemarin (18/10).
Kekalahan yang diderita di Estadio Centenario, Montevideo, itu pun mengakhiri streak rekor 37 laga tak terkalahkan milik Brasil dalam kualifikasi Piala Dunia. Bagi Uruguay, kemenangan kemarin menjadi yang pertama atas Brasil dalam kualifikasi Piala Dunia sejak 2001.
”Harus diakui agresivitas kami sangat kurang. Bukan sekadar karena satu pemain, melainkan secara kolektif,” ungkap pelatih Brasil Fernando Diniz kepada One Football.
Baca Juga: Jeong Seok-seo Cari Peluang Jadi Pelatih
Diniz merujuk kepada bintang Tim Samba Neymar Jr yang hanya bermain sebelum turun minum. Top scorer sepanjang masa Brasil (79 gol) itu mengalami cedera lutut kiri sehingga digantikan Richarlison.
Ketika Neymar out, Brasil dalam keadaan tertinggal 0-1 via gol striker Liverpool FC Darwin Nunez (42’). Gelandang serang Nicolas de la Cruz (River Plate) menggandakan gol La Celeste –julukan Uruguay– di pertengahan babak kedua (77’).
Performa Neymar yang menurun sejak musim lalu semula dianggap sebagai penyebab macetnya efektivitas dan sirkulasi serangan Brasil. Pada kenyataannya, tanpa bintang Al Ahli SFC itu, Tim Samba masih mengalami masalah tersebut.
”Mengabaikan penyuplai umpan gol terbanyak kualifikasi Piala Dunia zona Conmebol (19 kali, Neymar, Red) tetap tidak menyelesaikan masalah,” tulis Globo Esporte.
Dua personel lini serang Real Madrid, Vinicius Junior dan Rodrygo Goes, juga gagal memberikan performa terbaik melawan Uruguay. Bahkan, dalam laga kemarin, Brasil hanya mampu melepaskan dua tembakan. Itu pun melenceng.
Uruguay pun menjadi tim pertama yang tidak membiarkan Brasil mencatatkan minimal lima tembakan dalam kualifikasi Piala Dunia.
Pemilihan fullback juga kurang sesuai dengan tipikal menyerang Brasil. Plus masih sangat hijau. Bek kanan Yan Couto (Girona FC) baru menorehkan caps kedua, sedangkan bek kiri Carlos Augusto (Inter Milan) malah melakoni debut kemarin.
”Kemenangan atas Brasil tentu berbeda dari kemenangan-kemenangan kami sebelumnya. Bisa dibilang ini capaian tertinggi kami,” kata pelatih Uruguay Marcelo Bielsa dengan bangga seperti dilansir El Pais.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
