
Presiden RFEF Luis Rubiales mendapatkan skors 90 hari dari FIFA buntut mencium bibir pemain timnas putri Spanyol Jennifer Hermoso.
JawaPos.com - Ibu dari presiden federasi sepak bola Spanyol Luis Rubiales melakukan aksi mogok makan atas perlakuan yang dianggapnya "tidak manusiawi" terhadap putranya.
Rubiales diskors 90 hari oleh FIFA pada Sabtu sambil menunggu penyelidikan atas perilakunya di final Piala Dunia Wanita di Sydney pada 20 Agustus.
Pria 46 tahun itu mencium bibir gelandang Spanyol Jenni Hermoso saat penyerahan trofi dan medali. Tindakan itu menurut Hermoso dilakukan tanpa persetujuannya.
Krisis itu kini menjadi lebih jauh karena ibu Rubiales, Angeles Bejar, dilaporkan mengurung diri di sebuah gereja di kota kelahirannya, Motril, dan menolak untuk makan.
Bejar mengatakan kepada kantor berita Spanyol EFE bahwa aksi mogok itu "tidak terbatas" waktu dan dilakukan untuk menyoroti "perlakuan yang tidak manusiawi" terhadap putranya.
Rubiales sendiri Jumat lalu menolak untuk mengundurkan diri di tengah-tengah tekanan dari publik sepak bola.
Sepupu Rubiales, Vanessa Ruiz ikut membelanya. "Kami sangat menderita karenanya. Dia telah dihakimi sebelum waktunya.''
"(Media) tidak berhenti melecehkan kami. Kami harus meninggalkan rumah kami. Kami ingin mereka membiarkan kami sendiri dan Jenni mengatakan yang sebenarnya. Ini tidak adil."
FIFA telah menangguhkan Rubiales untuk 90 hari. Dia dan federasi Spanyol (RFEF) juga telah diperintahkan untuk tidak menghubungi Hermoso baik secara langsung maupun melalui perantara.
Hermoso menuduh RFEF memiliki "budaya manipulatif, permusuhan dan mengendalikan" karena sebanyak 81 pemain menandatangani surat yang menyatakan bahwa mereka tidak akan menerima pemanggilan tim nasional selama Rubiales masih menjabat.
FUTPRO, persatuan yang mengeluarkan pernyataan atas nama para pemain, telah dihubungi oleh kantor berita PA untuk memastikan apakah para penandatangan surat tersebut akan bermain untuk Spanyol sementara Rubiales dibekukan untuk sementara waktu.
Staf pelatih Spanyol, kecuali pelatih kepala Jorge Vilda, telah mengundurkan diri secara massal.
Vilda mengeluarkan sebuah pernyataan pada hari Sabtu yang mengkritik perilaku Rubiales di Sydney, menggambarkannya sebagai "tidak pantas" dan "tidak dapat diterima", namun ia tidak mengajukan pengunduran diri.
Pertandingan berikutnya dari sang juara dunia dijadwalkan adalah pertandingan tandang ke Swedia dalam ajang Women's Nations League pada tanggal 22 September.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022