Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Agustus 2023 | 01.49 WIB

Swedia Sabet Medali Perunggu setelah Sisihkan The Matildas dari Perebutan Juara 3 Piala Dunia Wanita 2023

Para penggawa Swedia menyapa fans yang telah mendukung mereka setelah seremoni pemberian medali Juara 3 oleh petinggi FIFA di Piala Dunia Wanita 2023. (Sumber: Twitter @svenskfotboll) - Image

Para penggawa Swedia menyapa fans yang telah mendukung mereka setelah seremoni pemberian medali Juara 3 oleh petinggi FIFA di Piala Dunia Wanita 2023. (Sumber: Twitter @svenskfotboll)

JawaPos.com - Pada Sabtu (19/8), pertandingan perebutan peringkat tiga perhelatan Piala Dunia Wanita 2023 antara Swedia versus Australia akan digelar.

Pertandingan digelar di Stadion Suncorp atau lebih dikenal dengan Stadion Brisbane yang berkapasitas 52.500 penonton. Tayangan yang disiarkan lewat layanan streaming FIFA dimulai tepat pukul 15:00 WIB memperlihatkan The Matildas selaku tuan rumah Piala Dunia Wanita 2023 kali ini memperebutkan gelar juara tiga pada perhelatan olahraga yang diadakan setiap 4 tahun sekali.
 
Dari menit pertama berjalan, para penggawa The Matildas tidak terlihat akan menurunkan tensi permainan, hingga pada menit ke-7 tim Australia mendapatkan tendangan bebas namun belum dapat memanfaatkan peluang secara maksimal.
 
 
Raso dari Australia mencoba peruntungan dengan tendangan keras di sisi kanan gawang dari Swedia pada menit ke-22, namun kiper Musovic berhasil menepisnya.
 
Pelanggaran kembali terjadi pada menit ke-26 dilakukan oleh Hunt dari Australia menyepak kaki kiri dari Blackstenius. Wasit sempat ragu memberi penalti kepada Swedia karena keduanya jatuh berbarengan hingga akhirnya wasit memutuskan untuk melihat rekaman ulang VAR. Keputusan final, Swedia mendapatkan tendangan penalti yang dieksekusi oleh nomor 18.
 
Nomor punggung 18 melawan 18, Arnold kiper Australia melawan Rolfo, eksekutor penalti dari Swedia. Tendangan Rolfo melesak ke sebelah pojok kiri gawang Arnold dan gol untuk Swedia, kedudukan 1-0 pada menit ke-30.
 
Australia yang ketinggalan 1-0 berusaha mengejar dengan usaha dari Kerr pada menit ke-32, namun ia tidak dapat menyentuh bola karena laju bola yang terlalu cepat dari operan rekan setimnya.
 
 
Kedua tim silih berganti saling serang. Hingga menit ke-40, Swedia berusaha melancarkan serangan-serangan ke gawang Australia, namun usaha pemain-pemain dengan jersey kuning tersebut tidak ada yang berbuah gol.
 
Menjelang babak pertama akan berakhir, Australia yang terus ditekan oleh Swedia meningkatkan intensitas permainan, namun panasnya pertandingan membuat Gorry dengan nomor punggung 19 dari Australia melanggar Asllani yang cukup membuat repot lini pertahanan Australia, sehingga Gorry mendapatkan kartu kuning sebelum babak pertama berakhir.
 
Peluit panjang tanda babak pertama berakhir akan ditiup, ditutup dengan insiden tubrukan keras antara nomor punggung 9 dengan 9 dari masing-masing tim. Asllani dan Foord berbenturan cukup keras hingga tim medis dikerahkan untuk memeriksa kondisi para pemain. Asllani yang tampak shock dengan tubrukan tersebut kembali berdiri dengan badan terhuyung, sedangkan Foord yang langsung dapat berdiri tegak harus dibalut dengan perban untuk menutupi pelipisnya yang bengkak namun masih dapat bermain. Babak pertama pun selesai.
 
 
Babak kedua dimulai dengan tendangan kickoff dari The Matildas. Lima menit sejak babak kedua dimulai, Swedia tidak menurunkan intensitas serangan seperti yang telah dilakukan pada babak sebelumnya. Beberapa kali serangan Swedia nyaris berbuah gol, namun pertahanan Australia nampak masih sanggup menahannya.
 
Aksi saling serang terus dilakukan kedua tim, hingga pada menit ke-60, terjadi pergantian pemain dari Australia. Raso dan Gorry keluar, digantikan oleh Vine dan Emily van Egmond.
 
Usaha pemain Swedia berbuah manis ketika Asllani dengan nomor punggung 9 sekaligus kapten Swedia melesakkan tendangan ke gawang Arnold, menjadi kali pertama ia membuat gol di perhelatan piala dunia kali ini, membuat Swedia unggul 2-0 hasil dari umpan cantik dari Blackstenius menit ke-62.
 
 
Swedia terus menekan Australia hingga pada menit 66, Blackstenius melesakkan tendangan keras namun Arnold masih mampu menyelamatkan gawang. Bendera offside sempat dinaikkan, namun ketika melihat rekaman ulang, penyerang dari Swedia bernomor 11 tersebut masih berada pada batas onside.
 
Manajer Swedia menarik Asllani dan Blackstenius pada menit 67 digantikan oleh Lina Hurtig dan Rebecka Blomqvist untuk memperbaiki lini tengah dan serang Swedia.
 
The Matildas yang ketinggalan dua gol dari Swedia berusaha melancarkan serangan, lewat Polkinghorne yang berada di kotak penalti pada menit 69 sempat melancarkan tendangan namun masih bisa diselamatkan oleh kiper Musovic.
 
Pada menit 74 giliran Australia melakukan pergantian pemain, Carpenter dan Polkinghorne diganti dengan Nevin dan Chidiac untuk mengisi lini pertahanan The Matildas.
 
 
Permainan sempat terhenti ketika Kerr dilanggar oleh pemain nomor 6 dari Swedia, Eriksson pada menit ke-75. Kerr sempat tak dapat bangun dan mengerang kesakitan hingga dibantu oleh tim medis yang menolongnya menggiring ke pinggir lapangan. Hingga akhirnya Kerr mampu kembali ke lapangan walaupun terpincang-pincang pada menit 77, pertandingan kembali dilanjutkan.
 
Statistik permainan menunjukkan persentase penguasaan bola sebesar 57% untuk Swedia, lalu 22% untuk Australia, dan 21% untuk persentase yang masih diperebutkan oleh kedua tim hingga menit ke-82.
 
Menit pertandingan menunjukkan angka 88, tanda pertandingan segera berakhir. Australia yang masih ketinggalan dua poin masih berusaha menyerang, namun beberapa usaha mereka gagal salah satunya ketika Rubensson melanggar Cooney-Cross pada menit 88 ketika Australia mencoba menyerang. Pemain Swedia dengan nomor 23 tersebut mendapat kartu kuning.
 
 
Pertandingan mencapai angka 90 dan ditambah sebanyak 6 menit, Australia tidak menghentikan tempo serangan, dan Swedia mengubah strategi dengan menarik Kaneryd digantikan oleh Linda Sembrant pada menit 89.
 
Tak lama, terjadi kontak fisik antara Chidiac dan Hurtig, wasit Cheryl Foster memberi kartu kuning pada Hurtig yang berambut cepak karena mendorong Chidiac yang mencoba membangun serangan.
 
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, gawang Swedia yang dijaga oleh Musovic tidak kemasukan bola sekali pun dan mengukuhkan Swedia sebagai pemenang gelar juara 3 pada perhelatan Piala Dunia Wanita 2023.
 
Para pemain antar kedua tim pun saling bersalaman, walaupun terlihat perbedaan kontras antara The Matildas dan pemain Swedia. Namun, kedua kubu saling bersalaman bentuk saling menghargai antar masing-masing pemain.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore