
Jose Mourinho menilai para pemainnya terlalu santai
JawaPos.com – Tim Wiese segera tahu apakah tepat dirinya memberikan julukan ”Baby Mourinho” kepada Julian Nagelsmann. Julukan itu diberikan Wiese pada 2012–2013 ketika dia masih menjadi kiper TSG 1899 Hoffenheim dan Nagelsmann masih menjadi asisten pelatih Frank Kramer. Semusim berikutnya, Nagelsmann menjadi pelatih junior Hoffenheim.
”Metode melatihnya mirip Jose Mourinho, tetapi dengan umur yang jauh lebih muda,’’ sebut Wiese kala itu sebagaimana dikutip Bild.
Padahal, Nagelsmann berkali-kali menolak dibandingkan dengan Mourinho. ”Usia 32 tahunku pun sudah tak pantas dipanggil Baby,” canda pelatih yang musim ini menangani RB Leipzig setelah tiga musim sebelumnya menukangi Hoffenheim itu.
Masalahnya, Nagelsmann tidak bisa menolak julukan itu saat Leipzig harus menghadapi Mourinho dengan tim barunya, Tottenham Hotspur, di babak 16 besar Liga Champions. Apalagi, Nagelsmann antusias menyambut hasil undian tersebut. ’’Aku tidak sabar bertemu Jose. Dia pelatih kelas dunia dan sudah memenangkan banyak trofi,’’ sebut Nagelsmann di laman resmi klub.
Meski kalah pengalaman, Nagelsmann ingin menunjukkan performa terbaik di depan The Special One –julukan Mourinho. ”Klub kami telah mampu melakukan melebihi yang kami bisa lakukan (dengan lolos ke fase knockout Liga Champions, Red). Kami yakin bisa lebih baik,’’ sumbar pelatih termuda yang mampu meloloskan klubnya ke fase knockout Liga Champions tersebut.
Nagelsmann yang tengah girang karena Leipzig kembali memuncaki klasemen Bundesliga dikenal sebagai pelatih yang mengedepankan permainan ofensif. Buktinya, Die Roten Bullen –julukan Leipzig– musim ini dibawanya menjadi yang paling produktif di Bundesliga (42 gol dari 15 laga).
Namun, Ambasador Spurs Ledley King menganggap pengalaman Mourinho punya nilai lebih. ”Liga Champions adalah tentang pengalaman. Di situlah kelebihan Mourinho yang tak dimiliki Nagelsmann,” ucap mantan bek Spurs itu kepada Evening Standard.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
