Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Oktober 2017 | 22.01 WIB

AS Menangis, Pertama Kali Sejak 1990 Gagal Lolos ke Piala Dunia

AS kalah dari Trinidad & Tobago dan gagal lolos ke Piala Dunia 2018 - Image

AS kalah dari Trinidad & Tobago dan gagal lolos ke Piala Dunia 2018

JawaPos.com - Sepak bola Amerika Serikat tengah berada dalam fase negatif. Bagaimana tidak, setelah selalu tampil di Piala Dunia sejak 1990, untuk pertama kali AS gagal tampil di ajang akbar empat tahunan tersebut.


Kekalahan 1-2 di kandang Trinidad & Tobago, Rabu (11/10) pagi WIB, membuat AS gagal tampil di Piala Dunia 2018. Tim asuhan Bruce Arena itu hanya berada di peringkat ke-5 klasemen akhir Pra-Piala Dunia 2018 zona CONCACAF. Bahkan, Michael Bradley cs kalah bersaing dengan Panama yang lolos langsung menemani Kosta Rika dan Meksiko. AS juga kalah bersaing dengan Honduras yang merebut tiket play-off melawan Australia.


Seperti diketahui, sejak 1990, AS selalu tampil di Piala Dunia. Berturut-turut pada Piala Dunia 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, dan 2014. Pencapaian menawan itu dilakukan setelah gagal lolos dalam 9 kesempatan sebelumnya.


Arena menyebut kegagalan ini merupakan tragedi sepak bola di AS. Setelah menjuarai Piala Emas CONCACAF 2017 usai mengalahkan Jamaika di final (26/7), kehebatan AS di ajang Pra-Piala Dunia tak tampak. Mereka hanya meraih 1 kemenangan dalam 4 laga sisa Pra-Piala Dunia 2018. Kalah 0-2 saat menjamu Kosta Rika, seri 1-1 di kandang Honduras, menang 4-0 atas Panama, dan kalah 1-2 di markas Trinidad & Tobago.


Sebelumnya mereka sempat kalah 0-4 saat bertandang ke markas Kosta Rika dan kalah 1-2 saat menjamu Meksiko. Performa kurang gemilang di Pra-Piala Dunia 2018 tersebut membuat AS harus membayar mahal. Mereka gagal melenggang ke Rusia.


"Kami pantas bersedih. Fans juga layak kecewa dan menghujat kami. Upaya kami mencetak gol kedua selalu gagal. Andai kami mampu mendapat gol kedua saat melawan Trinidad & Tobago, cerita akan lain," sebut Arena yang menggantikan posisi Juergen Klinsmann pada November lalu seperti dilansir Foxnews.com.


"Saya bertanggung jawab atas kegagalan ini. Saya menyerahkan masa depan saya ke asosiasi," imbuh Arena yang sebelumnya pernah menukangi AS pada 1998-2006.


Seperti dilansir Foxnews.com, para pemain AS sangat kecewa. Sebagian dari mereka bahkan menangis. Mereka pun tak berbicara dan pilih bungkam di hadapan media. Sepak bola AS tengah menangis dan bersedih.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore