
AS kalah dari Trinidad & Tobago dan gagal lolos ke Piala Dunia 2018
JawaPos.com - Sepak bola Amerika Serikat tengah berada dalam fase negatif. Bagaimana tidak, setelah selalu tampil di Piala Dunia sejak 1990, untuk pertama kali AS gagal tampil di ajang akbar empat tahunan tersebut.
Kekalahan 1-2 di kandang Trinidad & Tobago, Rabu (11/10) pagi WIB, membuat AS gagal tampil di Piala Dunia 2018. Tim asuhan Bruce Arena itu hanya berada di peringkat ke-5 klasemen akhir Pra-Piala Dunia 2018 zona CONCACAF. Bahkan, Michael Bradley cs kalah bersaing dengan Panama yang lolos langsung menemani Kosta Rika dan Meksiko. AS juga kalah bersaing dengan Honduras yang merebut tiket play-off melawan Australia.
Seperti diketahui, sejak 1990, AS selalu tampil di Piala Dunia. Berturut-turut pada Piala Dunia 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, dan 2014. Pencapaian menawan itu dilakukan setelah gagal lolos dalam 9 kesempatan sebelumnya.
Arena menyebut kegagalan ini merupakan tragedi sepak bola di AS. Setelah menjuarai Piala Emas CONCACAF 2017 usai mengalahkan Jamaika di final (26/7), kehebatan AS di ajang Pra-Piala Dunia tak tampak. Mereka hanya meraih 1 kemenangan dalam 4 laga sisa Pra-Piala Dunia 2018. Kalah 0-2 saat menjamu Kosta Rika, seri 1-1 di kandang Honduras, menang 4-0 atas Panama, dan kalah 1-2 di markas Trinidad & Tobago.
Sebelumnya mereka sempat kalah 0-4 saat bertandang ke markas Kosta Rika dan kalah 1-2 saat menjamu Meksiko. Performa kurang gemilang di Pra-Piala Dunia 2018 tersebut membuat AS harus membayar mahal. Mereka gagal melenggang ke Rusia.
"Kami pantas bersedih. Fans juga layak kecewa dan menghujat kami. Upaya kami mencetak gol kedua selalu gagal. Andai kami mampu mendapat gol kedua saat melawan Trinidad & Tobago, cerita akan lain," sebut Arena yang menggantikan posisi Juergen Klinsmann pada November lalu seperti dilansir Foxnews.com.
"Saya bertanggung jawab atas kegagalan ini. Saya menyerahkan masa depan saya ke asosiasi," imbuh Arena yang sebelumnya pernah menukangi AS pada 1998-2006.
Seperti dilansir Foxnews.com, para pemain AS sangat kecewa. Sebagian dari mereka bahkan menangis. Mereka pun tak berbicara dan pilih bungkam di hadapan media. Sepak bola AS tengah menangis dan bersedih.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
