
REFLEKSI: Beberapa remaja mengamati karya Komunitas Pintu Tengah yang ditampilkan dalam pameran Aurart di Socah Gallery. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)
JawaPos.com - Berbagai lukisan, poster, hingga instalasi dipajang di Socah Gallery kemarin (1/12). Karya-karya dalam pameran bertajuk Aurart tersebut merupakan kreasi 24 seniman Komunitas Pintu Tengah, Universitas Negeri Surabaya (Unesa). ’’Benang merah’’ semua karya adalah fenomena remaja di era digital saat ini.
Misalnya, lukisan karya Brinda Mey Ilma. Brinda menyuguhkan dua lukisan yang saling berkaitan. Pada lukisan pertama, tampak pelajar SMP yang sedang merokok. Pada lukisan kedua, sosok anak yang sama dikelilingi bayang-bayang orang tua yang sering bertengkar. Di sebelahnya, ada gawai yang menjadi pelampiasannya. ’’Saya ingin menunjukkan bahwa kenakalan remaja itu multifaktor, bisa dari orang tua, gawai, atau perundungan teman,’’ papar Brinda.
Selain itu, ada Refany Larasati yang membuat instalasi gabungan kayu dan kaca 110 x 170 cm. Di permukaannya terdapat potongan kaca dan kayu yang tidak beraturan. Kayu telah digambari dengan berbagai objek seperti bunga dan gelas. Menurut dia, karya tersebut menjelaskan narsisme remaja saat ini. ’’Sebagian remaja sekarang ingin tampil keren, eksis, dan populer karena pengaruh media sosial yang sangat kencang,’’ jelasnya.
Menurut Sundawan Marshall, ketua penyelenggara, rata-rata anggota Komunitas Pintu Tengah adalah pendidik. ’’Mereka merasakan keresahan, salah satunya tentang bahasa yang digunakan remaja saat menghubungi guru lewat aplikasi obrolan, sering kali tidak sopan,’’ tutur mahasiswa Seni Rupa Unesa itu.
Mengangkat tema fenomena sikap remaja, penyelenggara berharap karya-karya tersebut bisa menjadi refleksi bagi para siswa, guru, dan orang tua.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
