Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 16.45 WIB

Respons Rektor Unesa soal Wacana Penutupan Prodi Tak Relevan: Harus Dikaji Lebih Dalam

Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Nurhasan, buka suara mengenai wacana penutupan sejumlah program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan - Image

Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Nurhasan, buka suara mengenai wacana penutupan sejumlah program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan

JawaPos.com - Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Nurhasan, buka suara mengenai wacana penutupan sejumlah program studi (prodi) yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan dengan kebutuhan industri.

"Mungkin masih dalam kajian ya. Prodi-prodi itu ada yang sudah link dengan industri, ada yang tidak link dengan industri," tuturnya setelah menghadiri acara wisuda di Graha Unesa Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Rabu (29/4).

Prof. Nurhasan menilai relevansi program studi tidak semata dilihat dari serapan lulusan di dunia kerja, tetapi juga kontribusinya dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa di beragam bidang.

"Tetapi itu bagian dari persoalan-persoalan bangsa dan negara, (sehingga prodi-prodi) itu juga harus tetap dipertahankan," imbuh guru besar yang pernah menjabat sebagai Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) tersebut.

Oleh karena itu, diperlukan kajian secara mendalam oleh pihak-pihak terkait, untuk memetakan urgensi dari setiap disiplin ilmu (prodi), sebelum rencana ini benar-benar direalisasikan.

"Sehingga nampaknya masih perlu didiskusikan dan dikaji untuk mewacanakan hal itu. Itu kan baru wacana," ucap guru besar di bidang Ilmu Keolahragaan ini, sebelum meninggalkan tempat wisuda.

Sebagai informasi, wacana penutupan prodi mencuat usai pernyataan Sekjen Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Badri Munir Sukoco di acara Universitas Udayana, Bali pada Sabtu (25/4).

Dalam acara tersebut, ia mengatakan bahwa pemerintah sedang mengevaluasi program studi yang dinilai kurang mampu menjawab tantangan industri serta mendukung target pertumbuhan ekonomi di masa mendatang. 

"Ada beberapa hal yang harus kami eksekusi dalam waktu tidak terlalu lama, terkait dengan prodi-prodi perlu kita pilih, kita pilah, dan kalau perlu ditutup untuk bisa meningkatkan relevansi ini," ujar Badri.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore