
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
Tuhan, tolong janganlah marah
Saku di celana ini telah robek dan duka jatuh berserakan menghalangi langkahku pulang
Kemarin baru kujahit sendiri di teras sambil minum air kelapa yang segar, tapi maafkan aku karena benang itu tak cukup kuat menahan beratnya recehan di dalamnya
Namun, duka ini justru menyeret iman keluar dari pintu masjid ke kamar yang gelap
Duka ini tidak lagi datang hanya potong demi potong
Namun, seperti longsor yang meruntuhkan sebuah rumah
Bagaimana celana usang ini mampu melindungi saku yang berisikan duka itu
Tuhan, hujan tak bisa ditepis dan badai tak mampu dihadang
Meski sudah sembunyi di laut yang dalam, akan kutemui duka-duka itu dalam bentuk yang lain pula
Tuhan, jika tabah kiranya masih tersisa di langit-Mu meski itu hanya seporsi tolong berikan padaku
Jika berkenan celana ini dapat kupakai lagi, maka berikanlah aku gulungan benang yang lebih kuat
Akan kujahit kembali walau peluh berjatuhan duet dengan air mata
Tuhan, beberapa duka kadang tiada berbentuk tapi membuat warna celana ini luntur
Seperti mata yang dihadapkan kabut

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
