
ILUSTRASI. (BUDIONO/JAWA POS)
Palmerah, Juli 2024
---
Tukang sapu itu mengumpulkan serbuk-serbuk rindu yang tercecer dari kakimu ketika buru-buru mengejar kereta.
Dia satukan semua rindu ke dalam pengki sebelum membuangnya ke bak sampah non-daur ulang. Rindumu mambu oleh waktu.
Dalam gerbong kereta kau merutuki ruang yang menghimpit sampai sesak. Juga oleh beban kerja yang tak pernah jeda.
Tukang sapu itu mengumpulkan serbuk-serbuk rindu yang tercecer dari kakimu ketika gegas mengejar kereta.
Dia satukan semua rindu ke dalam pengki sebelum membuangnya ke bak sampah. Seekor kucing kaget dan melompat dari dalam bak sampah. Tukang sapu tak kalah kaget.
Pengki jatuh, serbuk rindu tumpah, beterbangan menyesaki udara, menyesaki dada. Ada yang mati tersedak rindu.
Sudimara, Juli 2024
---
HILMI FAIQ , Jurnalis dan sastrawan. Menulis cerpen, puisi, dan novel.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
