
Founder & Lead Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu memimpin peserta mengikuti test ride Royal Enfield Himalayan 450 di Sentul, Bogor (10/7)
JawaPos.com-Royal Enfield baru saja memperkenalkan Himalayan 450 pada hari pertama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 (18/7). Motor tersebut diklaim bergaya adventure classic.
All-New Himalayan 450 terserbut secara spesifikasi diklaim memiliki tenaga dan torsi lebih besar daripada seri sebelumnya, serta menghasilkan performa rpm-rendah yang sangat baik dan sesuai dengan karakter asli Royal Enfield.
Dengan tenaga maksimum 40.02PS di 8.000rpm, dan torsi maksimum 40Nm di 5.500rpm, mesin Sherpa 452cc terbaru menghasilkan 90 persen torsinya mulai dari 3.000 rpm ke atas, memberikan penyaluran tenaga yang terkendali tanpa harus digas berlebihan.
Namun, sebelum resmi diluncurkan, awak media mendapatkan kesempatan untuk menjajal langsung performa Himalayan 450 di Sentul, Kabupaten Bogor pada 11 Juli lalu. ’’Karena motor ini memang dirancang untuk petualangan segala medan, maka kami memilih di Sentul ini. Supaya bisa mencoba di jalan raya sekaligus bisa off-road juga,’’ ucap Marketing Head Royal Enfield Indonesia Anindya Dwiasti yang mendampingi para wartawan.
Sebelum test ride dimulai, para peserta dikumpulkan di resort Desa Pelangi, Sentul. Di sana, mereka mendapatkan pengarahan dari Founder & Lead Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu. Pria yang biasa disapa Om Jusri itu menjelaskan tentang pengenalan karakter motor, antisipasi saat menghadapi medan berat, serta untuk menghindari kecelakaan. ’’Kalau lagi di turunan, rem depan jangan ditekan dengan kuat. Di-shake saja. Upayakan selalu dengan rem belakang yang lebih berperan,’’ pesannya sebelum para peserta mulai berkendara.
Setelah mendapatkan briefing dari Jusri, para peserta pun memasang riding gear, lalu siap untuk tancap gas. Mereka menjajal rute sejauh sekitar 16 km start dari Desa Pelangi, kemudian masuk ke daerah Sentul City melewati kawasan permukiman dengan jalan yang meliuk naik-turun dengan aspal yang kerap tidak rata.
Tapi, rute tersebut bisa dilalui dengan mulus relatif tanpa hambatan. Suspensi depan upside down 43 mm dipadu dengan suspensi belakang yang bertipe monoshock mampu meredam getaran dengan baik.
Saat melewati jalan raya, motor jangkung dengan transmisi 6 percepatan itu pun bisa dipacu dengan kencang. Faktor pengeremannya juga mumpuni karena sudah memiliki fitur ABS yang bisa diaktifkan maupun dinonaktifkan oleh pengendara. Ada empat mode berkendara yang bisa dicoba, yaitu Eco ABS On, Eco ABS Off, Performance ABS On, dan Performance ABS Off.
Setelah melewati jalan raya plus meliuk di wilayah perkampungan, sebagai tes terakhir, para peserta diajak untuk trabas tipis-tipis melewati rute off-road di dalam kompleks Desa Pelangi. Ground clearance motor yang mencapai 230 milimeter membuat motor mampu melewati medan yang sulit tanpa khawatir rangka membentur permukaan tanah.
Setelah menjajal berbagai tipe jalan, kesimpulannya adalah, motor Royal Enfield Himalayan 450 ini sangat cocok dimiliki oleh para rider yang gemar melakukan petualangan bahkan sampai ke daerah pelosok yang belum memiliki fasilitas jalan yang memadai. (*)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
