
Timnas U-19 masih harus ditingkatkan kualitas permainannya menuju level Asia.
JawaPos.com - Gaya permainan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 sudah terbentuk sejak mengikuti turnamen Piala AFF U-19 pada 1-14 Juli lalu. Untuk menghadapi Piala AFC pada 18 Oktober hingga 4 November mendatang, skuad Garuda Nusantara tinggal meningkatkan levelnya saja.
"Ini sebetulnya bagian dari evaluasi kemarin saat AFF. Sekarang kami harus meningkatkan permainan. Kemarin kami punya bentuk permainan level Asia Tenggara, kami harus upgrade supaya bisa ke level Asia," kata Mayor Cpm Miftahudin Mukson usai latihan di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (15/8).
Sejumlah perbaikan harus dilakukan. Terutama dalam beberapa kelemahan yang menurutnya menjadi penyebab tak bisa masuk mencapai final Piala AFF kemarin. "Kelemahannya apa, kalau saya ungkapkan kan tidak etis," kata dia.
Selain evaluasi dari hasil yang diraih di AFF, peningkatan level permainan juga disesuaikan dengan lawan-lawan yang nanti dihadapi di ajang Piala AFC. Seluruh materi upgrade kekuatan ini akan diberikan secara bertahap selama pemusatan latihan.
Seperti dalam persiapan Piala AFF beberapa waktu lalu, pengerucutan pemain juga akan dilakukan. Namun sebelumnya, seluruh kekuatan diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya kepada tim pelatih.
Untuk mematangkan tim, uji coba juga telah diagendakan. Dalam waktu dekat akan melawan Semen Padang. Sementara untuk uji coba internasional masih dilakukan penggodokan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
"Uji coba internasional sebenarnya sudah ada tawaran. Tapi belum ada kepastian tempatnya di mana," ucapnya.
Dalam turnamen Piala AFC nanti, Timnas U-19 berada di Grup A. Bersama dengan Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan China Taipei. Skuad Garuda Nusantara dijadwalkan bertemu China Taipei pada laga pembuka. Baru kemudian melawan Qatar dan UEA.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
