
Photo
JawaPos.com – Oktafianus Fernando menjadi 'sasaran tembak' kekesalan Bonek. Sebab kekalahan 0-1 Persebaya dari PSIS tak lepas dari terusirnya sang kapten tim dalam laga tersebut. Bahkan koleksi kartunya lebih banyak dibanding gol yang disumbangkan bagi Persebaya.
Pemain yang karib disapa Ofan ini memang menjadi bahan pembicaraan setelah Persebaya dikalahkan PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Minggu (22/7) sore. Ia dianggap sebagai penyebab kekalahan Persebaya di laga tersebut.
Jebolan kompetisi internal Persebaya itu menjabat sebagai kapten tim pertandingan itu. Sayang, Ofan gagal menunjukkan bahwa ia adalah pemimpin yang patut diteladani di Green Force - julukan Persebaya.
Ofan diusir wasit Fariq Hitaba pada menit ke-41. Ia menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Frendi Saputra. Padahal, Ofan yang dimainkan sebagai bek kanan pada laga ini, sudah mengantongi kartu kuning pada menit ke-15.
Ini bukan kartu merah pertama yang diterima Ofan. Mantan winger Persita Tangerang itu pernah menerima kartu merah langsung pada pertandingan lawan Arema FC. Pada saat itu ia berseteru dengan gelandang Arema FC Hendro Siswanto.
Secara keseluruhan Ofan sudah mendapatkan lima kartu kuning dan dua kartu merah. Ia menjadi pemain paling indisipliner di Persebaya musim ini. Padahal posisinya bukan gelandang bertahan atau bek, melainkan penyerang sayap.
Para pendukung Persebaya pun ramai-ramai menyalahkan Ofan atas kekalahan Persebaya di Magelang. Kekesalan itu mereka tumpahkan di akun Instagram resmi Persebaya dan akun pribadi Ofan.
“Bonek sudah jauh-jauh datang malah Anda bikin blunder. Ngeyel boleh, keras boleh, tetapi harus pintar,” kritik Sunari, salah satu pendukung Persebaya.
“Belajar lagi. Jangan buat salah lagi. Kontrol emosimu,” sebut Andik WH.
Pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera buka suara soal Ofan. Menurut pelatih asal Argentina itu, Ofan telah bermain bagus sebagai bek kanan. Ofan nyaris sempurna memerankan tugas anyarnya itu. Kartu merah lah yang merusak kesempurnaan itu.
“Waktu dia di posisi itu berulang kali memenangkan duel. Dia cepat, dia bisa bantu ke depan. Kontrol situasinya lebih bagus. Tapi kalau kena kartu, yang terjadi seperti itu,” sebut Alfredo selepas pertandingan.
Mantan pelatih Persipura Jayapura ini juga menjelaskan alasannya menunjuk Ofan sebagai kapten tim di laga versus PSIS. “Saya harus pilih. Dia yang lama di tim ini sejak Liga 2. Jadi (saya) harus pilih antara dia atau Miswar (Saputra),” jelas Alfredo.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
