
Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco (tengah) saat jumpa pers jelang laga lawan Persebaya, pada Minggu (3/6) nanti.
JawaPos.com - Pertemuan dua tim lawas Liga Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya akan tersaji di Stadion Sultan Agung Bantul, pada Minggu (3/6) malam. Pertemuan antara dua tim besar di era Perserikatan ini sarat emosi bagi Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco.
Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut pada 2004 silam memang pernah menangani Persebaya. Ia pun juga mampu membawa tim berjuluk Bajul Ijo ini menjadi juara Liga Indonesia ketika itu.
"Persebaya klub pertama saya kerja di Indonesia. Sangat senang, saya juga bisa kasih kontribusi di sana, bisa juara," kata Teco, dalam jumpa pers yang digelar di Stadion Sultan Agung, Sabtu (2/6).
Persebaya, saat ini memang menjadi salah satu tim promosi dari Liga 2. Namun, ia menyebut skuad yang saat ini diasuh Angel Alfredo Vera itu salah satu tim yang cukup kuat di Liga 1 2018.
Persebaya saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen Liga 1 2018. Sementara Persija berada dua peringkat di bawahnya. Karena itu, skuad Macan Kemayoran bakal berjuang keras untuk mengamankan 3 poin kandang nanti. "Saya lihat Persebaya tim yang sangat bagus, sangat kuat," tuturnya.
Kondisi Persija sendiri, lanjut Teco lebih difokuskan untuk recovery. Setelah sebelumnya menjalani jadwal pertandingan yang padat. Pada 20 Mei lalu kalah 0-2 dari tuan rumah Persela Lamongan, selang 5 hari kemudian menang 2-0 melawan Persipura Jayapura. Terakhir, Persija takluk 1-2 dijamu Barito Putera pada Rabu, 30 Mei lalu.
"Kami punya sedikit waktu persiapan. Kami fokuskan untuk recovery, tidak mau paksa latihan," katanya, mengungkap salah satu alasannya tak mau mencoba lapangan.
Ia juga menyebut, anak-anak asuhannya telah beradaptasi dengan Stadion Sultan Agung. Karena sebelumnya, Persija sudah menjajal stadion ini saat menang 4-1 melawan PSIS Semarang.
"Kami sudah bermain melawan Semarang di sini. Kami sudah tahu tahu kualitas stadion, dan suhunya (yang panas)," pungkas Teco.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
