
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin diminta menjelaskan soal daftar 200 mubalig yang dirilis Kemenag.
JawaPos.com - Rekomendasi 200 penceramah yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) tengah menuai kontroversi. Pasalnya banyak nama ulama yang tidak masuk ke dalam rekomendasi tersebut.
Menanggapi hal ini, anggota Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat Anton Tabah Digdoyo meniali Kemenag harus menjelaskan kepada publik dasar dari dikeluarkannya rekomendasi 200 mubalig tersebut.
"Menteri Agama RI membuat edaran daftar 200 ustad baik yang boleh didengar nasihat dan tausiyahnya. Tapi banyak ustad atau dai yang jadi idola umat justru tidak masuk dalam list tersebut. Inilah yang dianggap aneh oleh umat," kata Anton dalam keterangan tertulis, Minggu (20/5).
Menurut Anton, Kemenag seharusnya dapat menjelaskan dasar dan kriteria para ulama yang namanya tercantum ke dalam rekomendasi 200 penceramah. "Memang ini (rekomendasi 200 penceramah) jadi blunder bagi Menag juga, birokrat rezim ini makin kolaps semua jadi salah langkah," ujar Anton.
Anton menilai, apa yang dilakukan oleh Kemenag telah menunjukan kegalauannya dalam menghadapi dinamika masyarakat yang semakin tak percaya pada pemerintah. Hal ini terlihat setelah sebelumnya ada strategi registrasi ustad dan melarang bicara politik di dalam masjid.
"Semua kandas karena memang tanpa dasar hukum yang kuat, justru melanggar konstitusi amanat UUD 1945 sudah sangat jelas WNI wajib beragama dan taat menjalankan ibadah agamanya sesuai kitab sucinya," tegas Anton.
Lebih lanjut, mantan jenderal polisi bintang satu ini menilai para pendiri NKRI sangat anti sekuler dan anti liberal karena memang tidak cocok dengan ideologi bangsa yakni Pancasila. Kini Kemenag seakan membuat lelucon dengan mengeluarkan rekomendasi 200 penceramah yang boleh didengar nasihatnya.
Rekomendasi Kemenag itupun, katanya, justru menjadi bahan tertawaan rakyat. "Oh, kasihan kau Kemenag!" pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
