JawaPos Radar

Menanti Waktu Berbuka Puasa Dengan Ikuti Lomba Hias Nasi Goreng

18/05/2018, 17:35 WIB | Editor: Budi Warsito
Menanti Waktu Berbuka Puasa Dengan Ikuti Lomba Hias Nasi Goreng
Putri Wijaya, salah satu peserta lomba hias nasi goreng yang mendapatkan juara dua. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Menyambut datangnya bulan Ramadan tahun ini, Swalayan Kurnia Damai Sentosa (KDS) Bojonegoro mengelar bazar Ramadan dengan cara unik. Selain menyajikan berbagai makanan takjil untuk berbuka puasa, KDS juga mengadakan lomba menghias nasi goreng bervariasi.

Terlihat, tujuh peserta yang didominasi ibu rumah tangga ini beradu kreativitas menghias nasi goreng semenarik mungkin. Dengan keahlian yang mereka miliki, terbukti menghasilkan berbagai bentuk varian makanan berbahan dasar nasi goreng tersebut.

"Kami mengadakan lomba hias nasi goreng karena lebih simpel. Dan pastinya tidak mengganggu ibadah puasa mereka. Para peserta tidak harus masak di tempat, bahkan tidak perlu mencicipi. Semua bahan sudah disiapkan panitia, jadi peserta tinggal menghias saja," tutur salah satu Manajemen KDS, Linda Sentosa, Jumat (18/5).

Menanti Waktu Berbuka Puasa Dengan Ikuti Lomba Hias Nasi Goreng
Putri Wijaya, salah satu peserta lomba hias nasi goreng saat tengah menghias nasi goreng. (yu)

Tujuh porsi nasi goreng itu telah siap tersaji di tujuh meja yang disusun di pelataran parkir pusat perbelanjaan di Jalan Veteran Kota Bojonegoro itu. Para peserta bersiap di mejanya masing-masing, sesuai nomor urut pendaftaran untuk menunggu dimulainya lomba.

Para ibu ditantang menghias nasi goreng dengan menggunakan irisan tomat, mentimun, telur dadar, wortel, jeruk, dan daun sawi. Sederhana, tapi membutuhkan kreativitas tinggi dari para peserta.

Tidak membutuhkan waktu lama, para peserta pun dapat menyelesaikan lomba tepat waktu dengan bentuk bervariasi. Ada yang membentuk bola-bola kecil dikolaborasikan dengan bentuk hewan, sehingga menyerupai boneka. Ada pula yang berbentuk hati dan beberapa bentuk unik lainnya.

"Peserta kami beri kebebasan dalam menghias nasi goreng sesuai keinginannya. Seperti yang kita saksikan. Selain itu, dari hasil yang disajikan, selanjutnya akan dinilai dewan juri berdasarkan bentuk paling menarik. Tentunya hiasan paling bagus yang terpilih menjadi pemenang," jelasnya.

Dia menjelaskan, kegiatan lomba hias nasi goreng ini diikuti oleh tuju peserta. Dimana semua pesertanya, merupakan ibu-ibu yang memiliki Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bojonegoro. Selain itu, lomba ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas para ibu dalam menyajikan masakan untuk keluarga di bulan Ramadan.

"Meski baru pertama kali digelar, banyak masyarakat yang antusias menyaksikan lomba ini sembari menunggu berbuka puasa. Kami juga telah bekerja sama dengan Dinas UMKM dan Pariwisata Bojonegoro. Produk lokal yang dihasilkan pengusaha UMKM juga sering kita tampilkan di  sini," terangnya.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari. Mulai dari Kamis (17/5) kemarin. Live musik nuansa Ramadan mengiringi kegiatan dikemas dengan tema 'Bazaar Takjil Ramadan'. Dalam kesempatan event ini panitia juga menyediakan 18 stan untuk pengusaha UMKM.

Sementara itu, salah satu peserta lomba Putri Wijaya mengaku, sudah berpengalaman mengolah berbagai masakan. "Lomba ini menarik, karena hanya menghias nasi goreng yang telah disiapkan panitia, jadi tidak terlalu ribet. Namun menguji kreativitas," kata Putri.

Dengan bahan yang tersedia, ia mampu mengkreasikan nasi goreng menjadi makanan yang terlihat unik dan menggugah selara bagi yang menyaksikanya. "Saya membuat nasi goreng berbentuk beruang sedang tidur manis. Saya dapat juara dua," tutupnya.

(ce1/yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up