
Ronald Naibaho
JawaPos.com - Ternyata tidak seluruh kader Partai Demokrat ikut patuh dengan keputusan partai untuk mendukung Pasangan Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah.
Pria bernama Ronald Naibaho, menjadi salah satu kader Demokrat yang ikuti jejak Jopinus Ramli (JR) Saragih yang tidak ikut mendukung. Ronald dan rekan-rekannya lebih memilih memberi dukungan ke Pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS).
Selain alih dukungan, Ronald pun menyatakan diri mundur dari partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono itu. Ronald tercatat sebagai Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat Sumut periode 2016-2021.
Selain Ronald, kader yang mundur yakni, Wakil Koordinator Bidang Seni dan Artis DPD Partai Demokrat Sumut Lasni Sitorus dan Anggota KPP DPD Partai Demokrat Sumut Edi Sughandhy.
"Pilihan saya berbeda dengan yang diputuskan DPP Demokrat. Maka dengan ini saya dengan sadar menyatakan mundur dari anggota dan jabatan Ketua BPOKK Partai Demokrat Sumut," kata Ronald, Selasa (15/5).
Selain alasan itu, pengunduran diri Ronald juga karena pencopotan Ketua DPD Partai Demokrat Sumut JR Saragih yang dinilai tidak sesuai mekanisme dan Peraturan Organisasi Nomor : PO.03/DPP.PD/IV/2013 tentang Jangka Waktu Kepengurusan dan Pelaksana Tugas Partai, khususnya Pasal 5 Ayat 2 butir (d), yakni tentang menjadi tersangka pidana dengan ancaman pidananya 5 tahun atau lebih.
Dimana terhadap hal ini, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut non aktif JR Saragih belum ada status ancaman hukuman dari penegak hukum. Alasan lain adalah, karena sejauh ini tidak adanya komunikasi dan pembinaan organisasi BPOKK DPP Partai Demokrat kepada Ketua DPD Partai Demokrat Sumut.
Meskipun masalah hukum yang dihadapi JR Saragih di Sentra Gakkumdu hampir selesai dan hampir nyaris tak terdengar. Padahal jika merujuk SK penunjukan Plt Ketua Partai Demokrat Sumut tertanggal 20 Februari 2018 disebutkan bahwa, jika masalah hukum telah selesai, maka jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Sumut dikembalikan kepada JR Saragih.
"Semestinya Plt itu lahir dan ada untuk meningkatkan ritme kerja dan konsolidasi partai. Khususnya target partai dalam Pemilu yang akan datang, tetapi itu tidak kita lihat," ujar Ronald.
Sebelumnya, DPP Partai Demokrat memutuskan mengalihkan dukungan kepada ERAMAS, Jumat (11/5) karena JR Saragih-Ance Selian yang diusung Demokrat, PKPI dan PKB tidak memenuhi syarat sebagai Calon Gubernur Sumut. Kemudian pada Senin (2/4), JR Saragih menyatakan dukungannya kepada pasangan DJOSS.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
