Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 April 2018 | 21.44 WIB

Presiden Jokowi: Musuh Utama Kita Adalah Buang-buang Waktu

Presiden Joko Widodo - Image

Presiden Joko Widodo

JawaPos.com - Komoditas paling mahal di dunia itu bukan emas, bukan berlian, juga bukan racun kalajengking. Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya versi tersendiri ihwal sesuatu yang termahal. 


Baginya, komoditas ini memiliki nilai yang tak terukur. Apa itu? Jawabannya adalah waktu. Menurutnya, waktu adalah komoditas yang menghasilkan banyak hal, baik positif maupun negatif. Semua tergantung bagaimana mengoptimalkannya.


"Meskipun ada komoditas-komoditas yang paling mahal di dunia. Tapi yang paling mahal adalah waktu. Coba kita lihat 10 tahun lewatnya cepet atau tidak? Untuk saya lewatnya sangat cepat sekali," ujarnya dalam Musrenbangnas 2019 di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (30/4)


Dia bercerita, 30 tahun lalu atau lebih tepatnya pada tahun 1998, masyarakat belum begitu familiar dengan telpon genggam (handphone). Selain itu, mengirimkan surat juga harus melalui kantor pos dan membutuhkan waktu yang lama. 


"Rasanya irama hidup ini pelan. Kalau mau telpon kita tunggu di rumah dulu karena belum ada HP. Kemudian baru muncul HP dan mesin fax. Kita dulu nunggu berminggu-minggu untuk dapet dokumen. Tapi begitu ada mesin fax bisa langsung keluar," tuturnya.


Menurut mantan Wali Kota Solo tersebut, saat ini kemajuan teknologi telah mempermudah kebidupan manusia. Mobilitas sehari-hari terasa lebih mudah dan efisien. Atas dasar itu dia menyebut bahwa waktu adalah komoditas termahal di dunia. 


"Kita bicara sekarang di era Facebook, YouTube, WA, Instagram. Irama hidup jadi cepat sekali. Informasi juga sangat cepat sekali. Bandingkan dengan dulu. Kalau sekarang dimanapun bisa WA bisa nge-tweet, update status baik di FB, Instagram, Twitter. Waktu berlalu cepat. Potensi Produktivitas yang mengisi waktu akan semakin tinggi. Karena banyak yang tidak memanfaatkan potensi produktifitas ini," jelas dia.


Oleh karena itu, dirinya meminta kepada seluruh kepala daerah agar bisa mengoptimalkan waktu dengan baik. Sebab jika tidak, jangan pernah berharap Indonesia bisa menjadi negara maju jika tidak mampu mengoptimalkan waktu.


"Artinya dengan waktu yang lewatnya begitu cepat, dengan teknologi modern yang bisa dicapai setiap menit, setiap jam, setiap hari, ini berarti waktu jadi komoditas yang mahal sekali kalau kita bisa memanfaatkan itu. Dan kalau waktu sudah jadi komoditas paling mahal berarti musuh paling utama kita adalah buang-buang waktu," pungkasnya.


Editor: Teguh Jiwa Brata
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore