
Keunggulan posisi di klasemen sementara tidak lantas membuat skuad Persebaya menjadi lengah saat menjamu Sriwijaya.
JawaPos.com - Persebaya Surabaya pantang jemawa saat menjamu Sriwijaya FC pada Minggu (22/4). Apalagi jika hanya berdasarkan posisi di klasemen sementara. Karena kompetisi baru dimulai dan selisih poin di antara sesama peserta pun masih sangat tipis.
Saat ini, Green Force berada di posisi kedua klasemen sementara. Sementara sang calon lawan, yakni Sriwijaya FC terdampar di peringkat 13. Kedua tim akan bertemu di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (22/4) malam.
Persebaya mampu menduduki ranking kedua berkat dua kemenangan dalam empat laga. Persebaya juga mencetak tujuh gol dan kebobolan empat kali. Sementara Sriwijaya FC yang dipenuhi banyak bintang, justru terpuruk di peringkat 13. Laskar Wong Kito baru mengemas satu kemenangan dalam empat laga.
Jika melihat posisi di klasemen sementara, Persebaya memang diunggulkan. Apalagi mereka bakal menjamu Sriwijaya FC di kandang sendiri. Akan tetapi, pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera menegaskan kalau posisi di klasemen tidak bisa mengukur kekuatan asli dari sebuah tim. Apalagi kompetisi baru saja dimulai.
"(Perjalanan) kami masih jauh. Masih ada banyak pertandingan. Kami tidak terlena dengan posisi dua. Yang terpenting kami (harus) selalu ada di situ (papan atas)," ucap mantan pelatih Persipura Jayapura tersebut.
Nakhoda asal Argentina ini menambahkan, tidak ada tim yang mudah dikalahkan di Liga 1. Sebab semua tim pasti memiliki keunggulan tersendiri. Kemenangan tergantung kerja keras para pemain serta penerapan strategi di atas lapangan.
"Semua tim tidak ada yang gampang. Semuanya susah. Waktu kami lawan Serui, kami hanya bisa menang 1-0. Jadi tidak ada tim gampang sebab semua bisa menang lawan siapa saja," tutup pelatih yang membawa Persebaya juara Liga 2 2017 itu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
